KUNINGAN (MASS) – Upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang ekonomi dan keuangan terus dilakukan Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Kuningan. Salah satunya melalui kerja sama strategis dengan PT Equity World Futures Cirebon yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA).
Kerja sama yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) di Cirebon ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri sekaligus membuka akses pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa.
Dalam kesempatan itu, turut diselenggarakan Training for Trainer (TFT) Penggunaan Instrumen Futures Exchange. Pelatihan ini memberikan wawasan mengenai mekanisme dan praktik perdagangan berjangka (futures exchange) sebagai salah satu instrumen penting dalam industri keuangan global.
Ketua Prodi Manajemen UM Kuningan, Anton Budiyono MM, menyampaikan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkaya pengalaman akademik mahasiswa sekaligus memperluas wawasan mereka terhadap perkembangan industri keuangan.
“Semoga kerjasama ini dapat meningkatkan kedalaman literasi ekonomi, manajemen, dan keuangan mahasiswa. Tidak hanya memahami konsep secara teoritis, mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengenal dan mempraktikkan berbagai instrumen dalam futures exchange sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka di masa depan,” ujarnya.
Menurut Anton, kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen Prodi Manajemen UM Kuningan dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pemahaman langsung mengenai praktik industri yang sesungguhnya.
Sementara itu, Pimpinan PT Equity World Futures Cirebon, Ernest Firman, menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan Prodi Manajemen UM Kuningan. Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan industri merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia profesional.
“Sinergi antara perguruan tinggi dan industri merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia profesional,” tuturnya.
Dengan semangat kolaborasi, lanjutnya, Prodi Manajemen UM Kuningan terus berupaya menghadirkan inovasi pembelajaran yang mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang relevan. Langkah tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi profesional yang unggul, cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di era global. (didin)