TMMD Imbangan ke-129 di Gunungmanik Resmi Dibuka, Kodim 0615/Kuningan Buka Akses Jalan, Target Bangun Rabat Beton 1,3 Km

KUNINGAN (MASS) – Tahun 2026 ini Kodim 0615/Kuningan menggelar kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-129 di Desa Gunungmanik Kecamatan Ciniru. Kegiatan TMMD Imbangan dibuka secara resmi pada Kamis (13/8/2026) pagi tadi, di Aula Balai Desa Gunungmanik.

Hadir langsung dan membuka kegiatan Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, Sekda Kuningan U Kusmana, Polres Kuningan, Kejaksaan, DPMD, PUTR, dan SKPD terkait lainnya.

Nampak hadir juga dari unsur tuan rumah, mulai dari Camat Ciniru, Polsek Ciniru, Danramil, Babinsa, serta Kepala dan Perangkat Desa, juga Tokoh serta warga Desa Gunungmanik.

Dalam sambutan Dandim Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung SIP MSc MSi yang dibacakan Pjs Kasdim Kapten Kav Suharto, disampaikan tujuan utama dari TMMD. “Nilai utama yang hendak dituju dari setiap pembangunan adalah ikatan kemanunggalan TNI dengan masyarakat dan pemerintah,” pesannya.

Dengan bahu membahu dan gotong royong mensukseskan pembangunan, lanjutnya, nantinya akan bermuara pada stabilitas keamanan daerah dan bisa mewujudkan sistem ketahanan semesta yang dicita-citakan bersama.

TMMD Imbangan ke-129 Desa Gunungmanik Kecamatan Ciniru ini, mentarget pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,3 km. Rinciannya rabat beton 820 meter dengan lebar 2,5 meter. Kemudian rabat beton sepanjang 500 meter dengan lebar 1.2 meter.

Selain membangun rabat beton, target TMMD Imbangan di Gunungmanik juga membangun TPT (Tembok Penahan Tanah) sepanjang 30 meter, lalu ada juga pembuatan tugu TMMD.

Pembukaan TMMD Imbangan ke-129 Gunungmanik.

Kegiatan yang akan berlangsung selama beberapa waktu kedepan itu, dibuka secara remsj oleh Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si. Ia berterima kasih pada jajaran TNI yang menggelar TMMD.

“Ini tidak hanya sekedar membangun fisik, tapi membangun kesadaran kebersamaan,” kata Bupati.

Dian mengakui, Pemkab Kuningan saat ini masih banyak kekurangan, terutama perihal anggaran. Meski begitu, Bupati wanti-wanti pada warga, agar apa yang jadi hasil pembangunan nanti dirawat baik-baik.

“Mohon kerjasamanya, ulah sampe (jangan sampai) hasil pembangunan susah payah TNI dan semuanya, teu (tidak) dirawat,” kata Dian, sambil menyebutkan anggaran TMMD yang mencapai angka hampir Rp 1 Milliar.

Dian kemudian membuka kegiatan TMMD Imbangan ke-129 secara resmi dalam sambutan. Pasca membaca Basmallah, pembukaan TMMD disambut tepuk tangan meriah dari semua pihak yang hadir.

Pembukaan TMMD Imbangan ke-129 Gunungmanik.

Kepala Desa Gunungmanik Jauhari Hariyanto menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya pada Bupati dan Kodim 0615/Kuningan yang menggelar TMMD di wilayahnya.

“Program ini sangat penting dan berharga bagi kami. Karena menuju ketiga lokasi wisata, (dan pembangunan seperti ini) tidak mungkin desa terlaksana (tanpa TMMD),” kata Jauhari.

Selain karena jalur tersebut mnuju tiga tempat wisata desa sekaligus, Buper Ciputri, Curug Payung dan Curug Sema, Kuwu bilang manfaatnya bukan hanya sekedar membuat akses nyaman untuk wisata saja.

“Kita biasa memasarkan produk produk yang ada di Gunungkanik. (Kita) Ingin meningkatkan kesejahteraan di bidang wisata, khususnya (nantinya bisa) untuk mendapat PADes,” kata Kuwu Jauhari.

Wisata di Desa Gunungmanik sendiri memang belakangan meningkat pesat dalam 6 bulan terakhir. Curug-curug yang dulu hanya dikenal di lokal saja, mendadak jadi tujuan wisata banyak orang setelah viral di media sosial.

“Alhamdulillah dalam 6 bulan ini wisatawan tidak menurun, (malah) meningkat,” ucapnya.

Meski belum dikelola secara profer, masih gratisan tiket masuk wisatanya, namun pengunjung yang datang ternyata cukup banyak. Setiap harinya, Curug Payung bisa kedatangan puluhan orang, bahkan mencapai 100 pengunjung di akhir pekan.

Sementara untuk Curug Sema, belakangan jadi primadona untuk panjat tebing. Meski belum seramai Curug Payung, Curug Sema juga memikat penikmat wisata adrenalin di akhir pekan. “Besar harapan kami dengan terbangunnya jalan ini berimbasnya kenaikan pendapatan desa, naik kesejahteraan,” ucapnya.

Secara khusus, kuwu juga berterima kasih pada kekompakan semua unsur di desanya, mulai dari Pokdarwis, Karang Taruna serta masyarakat. Sehingga, rabat beton yang semula ditarget 820 meter saja dari Kodim, kini targetnya ditambah rabat beton 500 meter dari hasil swadaya. (eki)