Asal Palembang, Kartika Yolanda Pilih Tata Masa Depan di Kuningan, Ini Ceritanya…

KUNINGAN(MASS) – Berkuliah jauh dari kampung halaman menjadi pilihan hidup bagi Kartika Yolanda. Mahasiswi asal Palembang, Sumatera Selatan, ini memilih merantau ke Kabupaten Kuningan, demi menimba ilmu di Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Husnul Khotimah (STISHK).

Gadis yang akrab disapa Ola ini mengambil Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah (HES). Baginya, merantau adalah sekolah kehidupan yang nyata untuk belajar mandiri, menahan rindu kepada keluarga, serta menjadi pribadi yang lebih dewasa dalam menghargai perjuangan orang tua.

“Saya sedang merantau menempuh pendidikan di Kuningan, karena katanya sih merantau itu sekolah kehidupan yang paling nyata, karena dirauntauan saya banyak belajar bagaimana caranya menahan rindu, mandiri, belajar bertahan,” tuturnya saat diwawancara kuninganmass.com Selasa (26/5/2026).

Saat ini, Ola tercatat sudah memasuki semester akhir perkuliahan dan mulai disibukkan dengan persiapan skripsi. Meski beban akademik kampus semakin padat, ia tetap aktif membagi waktunya untuk mengurus berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di luar kelas.

“Saya ikut banyak organisasi, mulai dari BEM STISHK, KAMMI Al Quds, IRMAS, hingga RK Universitas Indonesia, juga mulai merintis bisnis kecil-kecilan sama temen buat belajar wirausaha,” tambahnya.

Selain organisasi, memiliki hobi memasak, menulis, dan memanah ini juga aktif mengikuti berbagai pelatihan pengembangan diri. Mulai dari belajar public speaking, manajemen kepemimpinan, hingga literasi digital diikutinya demi meningkatkan kapasitas diri.

“Kalau ditanyain hobi sih, jujur lumaya banyak diantaranya Memasak, Treveling, Editing, Meukis, Menulis, Exploring, Public Speaking, diskusi, fotografi, konten kreatif, dan ada Beberapa hobi di bidang Olahrga, Renang, memanah, Badminton,” paparnya.

Melalui perjalanannya, Ola berpesan kepada generasi muda agar tidak terjebak dalam perlombaan pamer kesuksesan semu di media sosial. Menurutnya, pemuda yang hebat adalah mereka yang konsisten memperbaiki diri, menjaga prinsip, dan tetap taat kepada agama di tengah bisingnya dunia.

“Pesan dan harapan saya untuk generasi muda, Buat teman Generasi muda saat ini, satu pesan sederhana tapi menurut saya deep banget jangan kehilangan diri sendiri hanya terlalu sibuk mengikuti satandar oarang lain,” pungkasnya. (raqib)