Bupati Kuningan Siapkan Balai Budaya di Kadugede, Dorong Pembangunan Simultan Fisik dan Non Fisik

KUNINGAN(MASS) – Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar, mencanangkan terobosan untuk sektor seni dan kebudayaan daerah. Pasca pelantikan Dewan Kebudayaan Kuningan di Teras Pendopo, Selasa (12/5/2026), ia mengutarakan rencana menyulap balai di Kadugede menjadi Balai Budaya.

Gedung tersebut nantinya diproyeksikan sebagai pusat ekspresi bagi para seniman dan budayawan Kuningan. Selain pementasan seni, lokasi tersebut juga akan difungsikan sebagai pusat festival kuliner tradisional untuk mendongkrak ekonomi kreatif lokal.

“Nah nanti saya ingin bekas balai Kadugede itu expo dan itu saya rubah akan menjadi balai budaya. Itu tempat ekspresi para seniman, budayawan itu juga tempat festival kuliner dan sebagainya,” tuturnya.

Bupati menegaskan pembangunan Balai Budaya ini bertujuan untuk melengkapi fasilitas Gedung Kesenian yang sudah ada sebelumnya dan terencana direnovasi setelah adanya kunjungan dari pihak kementerian.

“Disamping gedung kesenian. Insya Allah mudah mudahan setelah kunjungan Pak Menteri akan direhab,” tambahnya.

Dian menekankan pentingnya pembangunan yang seimbang antara infrastruktur fisik dan nilai non-fisik seperti tradisi. Baginya, pembangunan yang simultan antara gedung dan kegiatan seni akan menjadi pondasi yang kuat untuk memajukan identitas Kuningan.

“Saya ingin pembangunan itu berjalan simultan, seimbang, tidak hanya bersifat fisik saja, tetapi pembangunan terkait dengan seni, budaya dan tradisi itu juga harus berjalan seimbang. Sehingga ini akan menguatkan Kuningan. Membangun itu disampaikan harus berjalan simultan antara fisik dan non fisik,” pungkasnya. (raqib)