KUNINGAN (MASS) – Usulan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan banyak dikeluhkan terutama bagi mereka yang masuk P3K Paruh Waktu.
Bukan tanpa sebab, jumlah P3K Paruh Waktu di Kabupaten Kuningan mencapai 4.217 orang, sementara usulan untuk ASN (P3K Penuh Waktu) hanya 81 orang dalam setahun
Dalam postingan medsos Kuningan Mass sebelumnya, netizen banyak yang berkomentar, jika skema pengangkatan jomplang seperti sekarang, penyelesaian P3K Paruh Waktu butuh puluhan tahun.
Bisa jadi, P3K Paruh Waktu diangkat menjelang pensiun atau bahkan keburu pensiun. Selian itu, diantara mereka juga ada yang khawatir yang “nyerobot” kouta yang sedikit tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan Beni Prihayatno melalui Sekretaris Hartanto menjelaskan bahwa yang diusulkan adalah kategori dua (R2) semata.
“Sisa kategori dua (R2). Hanya tersisa 81, tersebar di dinas badan,” ucapnya, Selasa (28/4/2026).
Dikatakan, untuk K2 atau R2 sudah tercatat lama dari taun 2005an di BKN pusat yang mana sebagian besarnya memang sudah terangkat menjadi PNS pada jaman SBY.
Diketahui, saat test untuk P3K Penuh Waktu, para honorer memang dibagi untuk beberapa kategori sesuai prioritas mulai dari R2, R3, hingga R4. (eki)