Tolak Iming-iming Rp 5 Juta Untuk Data, Guru P3K Tiba-tiba Tercatat Punya Ferrari, Duh Pajaknya Aja Ngeri

KUNINGAN (MASS) – Aneh bin ajaib. Mungkin kalimat itulah yang pas disebut untuk kejadian kali ini. Adalah Rizal Nurdiansyah (39), guru P3K SMPN Jalaksana yang namanya tiba-tiba muncul sebagai pemilik Ferrari Ferrari 458 Speciale Aperta.

Bukan rasa senang yang dirasakan Rizal. Ia mengaku justru kaget saat pertama kali mengetahui bahwa namanya dicatut pemilik mobil mewah tersebut.

Mobilnya tak pernah ia pakai. Bahkan ia mengaku tak pernah lihat dan sentuh secara langsung unit tersebut. Tapi kini, sebagai pemilik resmi secara dokumen, tentu ia akan bertanggung jawab atas pajak, bahkan mungkin pembelian yang belum selesai.

Hal itulah yang Rizal takutkan. Sebagai pengajar yang baru diangkat beberapa bulan belakangan jadi P3K, ia tak mau menanggung resiko dari barang yang tak dimilikinya. Apalagi dari beberapa informasi lain, pajak dari mobil Ferrari bisa sampai ratusan juta.

“Makanya saya lapor polisi dan Samsat (agar diblokir), takut ada pembayaran,” kata Rizal pada kuninganmass.com, Jumat (17/4/2026).

Usut punya usut, kepemilikan Ferrari itu diketahuinya dari orang lain yang menyampaikan data dari orang desa. Malah ia tan percaya dikira bercanda. Ia kemudian mengecek data Samsat, dan benar saja ia jadi punya kendaraan baru.

Meski begitu, Rizal juga bercerita pada tanggal 2 April 2026 lalu, ada nomer tak dikenal yang menelepon gitu, dan bilang mau minjam data. Pengakuannya, untuk pembelian mobil bosnya. Bahkan saat menelpon itu, Rizal mengaku diming-imingi uang Rp 5 juta. Tapi tegas ia menolak.

Diceritakan, saat di Samsat itu, munculah cerita lain. Dimana faktur pembelian mobil mewah ternyata ada di Samsat. Katanya, sempat ada yang bawa berkas tersebut mengaku nama Rizal yang bukan dirinya.

Pada kuninganmass.com, Rizal menduga ada yang memakai KTP lamanya (sudahtidak aktif tahun 2017) tapi dengan menggunakan foto yang berbeda. Ditanya mungkinkah data diperoleh dari aplikasi online, Rizal mengaku tak pernah punya pinjaman online.

Ia hanya menduga, KTP tersebut diambil dari website lama miliknya pribadi, yang sudah lama tidak bisa diakses ataupun dihapus karena sandinya lupa. Ia mengamini, ada foto KTP lamanya di website pribadinya tersebut. (eki)