Masuk Zona Merah, Jalan Penghubung Situgede – Cipakem Terancam Tak Dibangun Kembali

KUNINGAN (MASS) – Jalan penghubung antara Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, dengan Desa Situgede, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan dipastikan masuk dalam zona merah kebencanaan. Kondisi ini membuat rencana perbaikan jalan tersebut menjadi terbatas.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Teddy Bisma, menjelaskan wilayah Dusun Cigerut, Desa Cipakem yang menjadi jalan alternatif lintasan Cipakem menuju Situgede rencananya akan kembali di jadikan kawasan hutan karena rawan bencana.

“Untuk jadi (jalur) roda 4 lagi berat, dan Dusun Cigerut memang arahannya dikembalikan ke hutan. Jadi zona merah kebencanaan,” ujarnya, Rabu (14/4/2026).

Ia menambahkan, pada tahun 2018 sebagian jalan tersebut sempat dikerjakan melalui program TMMD. Namun, bencana besar yang terjadi di wilayah Cigerut hingga arah Cipakem menyebabkan proyek pembangunan tidak dilanjutkan.

Padahal, jalan ini paling strategis karena menjadi jalur alternatif yang lebih cepat dari Situgede menuju Kota Kuningan maupun dari Cipakem ke Subang tanpa harus memutar jauh.

Meski demikian, Teddy menegaskan jika dipaksakan untuk dilalui kendaraan roda empat, risiko kerusakan akibat bencana seperti longsor sangat tinggi.

“Iya, konsepnya gitu. Tapi roda 2 saja yang direkomendasikannya. Kalau dipaksakan dibangun kembali (untuk kendaraan roda 4), nanti bisa amblas karena bencana,” jelasnya.

Terkait kemungkinan perbaikan untuk kendaraan roda dua, pihaknya membuka peluang namun masih menunggu kondisi wilayah yang lebih stabil.

“Insya Allah, setelah area sekitar membaik jalan regulernya. Kecuali nanti ada program gotong royong bersama masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, untuk mendukung konektivitas wilayah Subang – Kuningan, Dinas PUTR juga telah membuka akses baru yang menghubungkan Desa Gunungaci, Kecamatan Subang ke Desa Pinara, Kecamatan Ciniru. Namun, jalur tersebut masih sebatas pembukaan lahan sepanjang kurang lebih 6 kilometer dan belum dilanjutkan ke tahap pembangunan. (didin)