Jembatan Perintis Garuda Harapan Masyarakat

KUNINGAN (MASS) – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, disambut antusias oleh masyarakat, Selasa (7/4/2026).

Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh unsur Forkopimda, TNI, Polri, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat. Camat Ciwaru Rusmiadi menyebut pembangunan jembatan ini sebagai hasil perjuangan panjang warga yang selama ini harus menghadapi akses sulit, terutama saat terjadi longsor di wilayah Ciseureuh.

“Insyaallah, dengan adanya jembatan ini akses masyarakat akan lebih mudah untuk kegiatan sehari-hari, maupun untuk meningkatkan aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukurnya atas tindak lanjut pembangunan jembatan yang telah direncanakan untuk tahun 2027 tersebut.

Dandim Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, menambahkan pembangunan jembatan tersebut merupakan program yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yakin program Jembatan Perintis Garuda.

Menurutnya, di tahap ke-3 ini Kabupaten Kuningan mendapat kepercayaan pembangunan di dua lokasi, yaitu di Desa Ciwaru dan Cikubangsari.

“Ini bukti nyata kebijakan pemerintah yang semakin berpihak kepada desa. Ribuan jembatan direncanakan dibangun di seluruh Indonesia. Kami Kodim Kuningan selalu bersinergi mengusulkan lokasi yang benar-benar vital dan prioritas,” tutur Dandim.

Jembatan gantung yang akan dibangun ini dipilih karena kondisi geografis wilayah yang berbukit. Selain memperpendek jarak tempuh, kehadiran jembatan diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Kuningan diwakili Agus Basuki menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada jajaran Kodim Kuningan. Agus menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Ia menyebut nama program “Perintis Garuda” memiliki makna mendalam yang mencerminkan semangat perjuangan dan pengabdian.

“Ini bukan sekedar program fisik, tapi wujud gotong royong dan soliditas kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pembangunan tersebut merupakan urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi. Agus menilai dengan adanya jembatan itu dapat mempermudah akses teleportasi masyarakat, khususnya warga Ciwaru.

“Mari kita dukung sepenuhnya proses pembangunan ini. Setelah selesai nanti, jaga dan rawatlah sebagai aset bersama agar manfaatnya dirasakan hingga ke anak cucu,” tutupnya. (didin)