KUNINGAN (MASS) – Peristiwa sederhana berubah menjadi situasi darurat ketika sebuah cincin titanium yang tak kunjung lepas justru mengancam kesehatan jari seorang pelajar asal Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Senin (6/4/2026).
Awalnya, korban Khoerul Nisa Putri, pada malah hari mencoba melepas cincin di jari manis tangan kanannya, tapi bukannya terlepas, cincin tersebut malah membuat jari membengkak. Kondisi yang dialami itu memicu kekhawatiran akan risiko yang lebih serius, seperti terhambatnya aliran darah.
Didampingi keluarga, korban akhirnya mendatangi kantor UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan sekitar pukul 10.50 WIB.
Petugas Damkar yang menerima laporan langsung bergerak. Dengan keterampilan dan peralatan khusus, tiga personel regu piket berhasil melepaskan cincin tersebut hanya dalam waktu sekitar lima menit, sebuah tindakan singkat yang berdampak besar.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, menegaskan bahwa penanganan cepat sangat penting dalam kasus seperti ini. Jika dibiarkan, pembengkakan dapat memburuk dan berisiko mengganggu sirkulasi darah di jari.
“Apabila tidak segera dilepas (cincinnya) akan menambah pembengkakan dan menghambat aliran darah dijari,” tutur Andri.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan Damkar jika membutuhkan bantuan darurat terkait kebakaran maupun penyelamatan.
“Jika masyarakat perlu layanan kebakaran dan penyelamatan, silahkan hubungi Call Center kami di 0232871113 atau 081322698881,” tutupnya. (didin)
















