KUNINGAN (MASS) – Jalan Lingkar Timur (JLT) atau yang kini disebut Jalan Eyang Kyai Hasan Maolani (Sampora – Ancaran), nantinya bakal terhubung hingga ke Kadugede.
Jalan tersebut rencananya akan bersambung dengan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS), yang menembus jalur baru, membentang dari Ancaran – Kadugede.
Rencana yang sudah digagas sejak Bupati Kuningan alm Acep Purnama itu, dulu sempat terhambat pembebasan lahan, serta terpotong proses Pilkada.
Dan tahun ini, pembebasan lahan di sepanjang calon jalur JLTS itu, rencananya akan diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Hal itulah yang diamini Bupati Kuningan saat ini, Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si. Ia bahkan mengaku sudah menyiapkan anggaran belasan Milyar rupiah, untuk melanjutkan pembebasan lahan. Apalagi posisinya, sudah banyak warga yang menerima DP pembebasan lahan.
“(JLTS lanjut pak?) Ya kita sudah siapkan anggaran. Kita lagi berusaha keras ke Pak Menteri (Perhubungan untuk) target (tembusan) JLTS ini,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026) kemarin, kala diwawancarai pasca menghadiri kegiatan KOMIT di Kutaraja.
Menurut Bupati, sangat sayang jika pembangunan tersebut tidak segera berlanjut. Pasalnya, Jalan Lingkar Timur sudah bagus dan sangat vital serta membantu mengurai kemacetan dan membuka kawasan baru ekonomi.
“Dan saya meyakini ketika ini nyambung dengan JLTS akan tumbuh kembang kawasan-kawasan baru, dan berdasar kajian dari Polres juga, kalo Kuningan itu sudah waktunya dibuka ruas – ruas jalan baru,” aku Bupati.
Ia juga meyakini pembangunan jalur ini akan benar-benar menjadi salah satu solusi untuk Kuningan. Dan bahkan nantinya, yang mau ke Banjar Ciamis tidak perlu melewati area kota, tapi cukup lewat pinggir dan tidak menganggu arus di perkotaan.
“(Jalur tetap ke Kadugede?) Iya Kadugede, gak rubah,” jawabnya, sembari berkalakar ingginya bahkan tembus ke Kecamatan Subang, tanah leluhur Bupati
Untuk pembangunan JLTS sendiri, nantinya akan ditanggung oleh Pemerintah Pusat dengan menelan anggaran ratusan Milyar rupiah, itupun jika memang tidak ada perubahan dari APBN.
Dian juga berujar soal keuangan daerah. Dimana APBD sedikit-sedikit diperbaiki Pemkab Kuningan. Tahun kemarin, kata Bupati adalah fase paling berat dan tahun ini sudah sedikit bangkit.
“Insya allah 2027 kita sudah agak pulih. Makanya saya berani, pembangunan JLTS ini harus dilanjutkan. Ini kan legasi pembangungan terdahulu,” tuturnya. (eki)














