Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Pendidikan

Pengalaman Spiritual Para Penakluk Malam: Menjemput Lailatul Qadar dengan 4 Juz Per Malam

KUNINGAN (MASS) – Pondok Pesantren Husnul Khotimah secara resmi menutup rangkaian kegiatan I’tikaf 1447 Hijriah yang telah berlangsung selama sembilan hari penuh keberkahan. Momentum penutupan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian ibadah malam yang sarat makna, sekaligus penguat komitmen untuk terus menjaga ruhiyah pasca-Ramadan.

Acara penutupan ditandai dengan sambutan dari KH. Imam Nur Suharno, M.Pd.I, yang menyampaikan rasa syukur mendalam atas nikmat Allah SWT yang telah mempertemukan para jamaah dengan hari-hari terbaik di bulan suci. Dalam suasana yang khidmat, dirinya mengajak seluruh peserta untuk tidak menjadikan i’tikaf sebagai aktivitas musiman, melainkan sebagai titik tolak peningkatan kualitas ibadah di hari-hari berikutnya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Imam menegaskan bahwa ada empat pilar utama dalam menjemput Lailatul Qadar, yaitu shiyam (puasa), qiyam (shalat malam), tilawah Al-Qur’an, dan it’am (memberi makan). Keempat pilar ini bukan hanya amalan yang berdiri sendiri, tetapi saling menguatkan dalam membangun kedekatan seorang hamba dengan Rabb-nya. Puasa dan Al-Qur’an akan menjadi pemberi syafaat di hari kiamat, qiyam melatih jiwa agar disiplin, kuat, dan produktif dalam ibadah serta dakwah, sementara it’am menjadi jalan kebaikan yang menghadirkan keberkahan bagi para donatur.

Secara khusus, Imam juga menyampaikan rasa syukur atas capaian ibadah selama i’tikaf tahun ini. “Alhamdulillah, melalui sholat qiyamul lail, kita berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an 30 juz selama sembilan hari,” ungkapnya.

Bahkan, pelaksanaan qiyamul lail dengan bacaan empat juz setiap malam menjadi keistimewaan tersendiri. “InsyaAllah, ini menjadi salah satu masjid yang menggelar qiyamul lail dengan empat juz setiap malamnya,” tambahnya.

Kesuksesan penyelenggaraan i’tikaf ini tidak lepas dari kontribusi berbagai pihak. Apresiasi disampaikan kepada pimpinan Yayasan Husnul Khotimah Kuningan, para imam yang menghadirkan kekhusyukan dalam setiap rakaat—KH. Mu’tamad, Lc., M.Pd. Al Hafidz dan Ustadz Muhammad Fathi Mubarok, Lc., Al-Hafizh—serta tim dapur yang dengan penuh keikhlasan melayani kebutuhan sahur dan berbuka jamaah selama kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Imam juga menyoroti sosok-sosok inspiratif yang ia sebut sebagai “penakluk malam”. Mereka adalah para jamaah yang dengan istiqamah menghidupkan malam-malam Ramadan, bahkan menempati shaf terdepan secara konsisten dari tahun ke tahun. Salah satunya adalah H. Agung, yang keteguhannya menjadi teladan nyata tentang kesungguhan dalam beribadah.

Agung sendiri mengungkapkan kesan mendalam selama mengikuti i’tikaf tahun ini. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Menurutnya, i’tikaf selama kurang lebih sembilan hari memberikan pengalaman rohani yang sangat berharga dan meninggalkan kesan kuat untuk kehidupan ke depan.

“Alhamdulillah, kami bisa mengikuti i’tikaf dengan khidmat dan khusyuk. Ini memberikan suasana rohani yang lebih baik, sekaligus menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas ibadah ke depan,” ungkapnya.

Ia juga merasa sangat berkesan karena diberi amanah untuk membersamai imam dalam menyimak bacaan Al-Qur’an selama qiyamul lail dari awal hingga akhir. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi momen spiritual yang tidak ternilai, sekaligus bukti bahwa kekuatan dalam ibadah sangat erat kaitannya dengan kedekatan kepada Al-Qur’an.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Al-Qur’an benar-benar memberikan kekuatan spiritual. Siapa yang bersama Al-Qur’an, insyaAllah akan mendapatkan keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, H. Agung berharap kegiatan i’tikaf ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, serta menjadi sarana bagi umat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan meraih ampunan Allah SWT.

Penutupan kegiatan berlangsung dengan penuh haru, ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan, kesehatan, dan keistiqamahan seluruh jamaah. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi foto dan musafahah, mempererat ukhuwah serta meninggalkan kesan mendalam sebagai penutup perjalanan I’tikaf 1447 H di Pondok Pesantren Husnul Khotimah. (didin)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Religi

KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Kuningan bersama civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kuningan menggelar I’tikaf Ramadan 1447 Hijriah dengan tema “Islam dan Kesadaran Ekoteologi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Lailatul Qadr tidak datang kepada mereka yang lalai. Salah satu cara yang diajarkan Rasulullah Saw untuk menjemput kemuliaan malam tersebut adalah...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pondok Pesantren Husnul Khotimah kembali menorehkan kebanggaan dengan lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an. Pada hari ini (6/9/2025), lima santri berhasil menuntaskan Tasmi’...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) — Gedung Serbaguna Aridha Nursyahbani, dipenuhi rasa syukur, haru, dan kebanggaan. Sebanyak 637 santriwan dan santriwati dari Madrasah Aliyah Pesantren Husnul Khotimah...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Saat wisuda ratusan santri Ponpes Husnul Khotimah akhir pekan kemarin, Ustad Bachtir Nasir, pencetus 212, berkesempatan hadir. Pengawal fatwa ulama ini...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Saat wisuda ratusan santri Ponpes Husnul Khotimah akhir pekan kemarin, Ustad Bachtir Nasir, pencetus 212, berkesempatan hadir. Pengawal fatwa ulama ini...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Jumlah hafidz dan hafidzah di Ponpes Husnul Khotimah terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Jika pada 2015 lalu hanya 24 santri, maka...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – STIKes Muhammadiyah Kuningan memberikan beasiswa kuliah untuk calon mahasiswa yang hafidz Qur’an dan yatim piatu. Bagi calon mahasiswa dan mahasiswa yang...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – Siapa yang menyangka komandan Pleton Pasukan 17 Paskibraka Kuningan 2018 ini adalah seorang Hafidz Qur’an. Ia adalah Muhammad Haikal, pemuda asal...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Asumsi kebanyakan anak-anak mengikuti pesantren menjadi hal yang sangat menakutkan. Hal ini biasa berlaku pada anak yang belum merasakan pengalaman mondok....

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Tahun ajaran ini Ponpes Husnul Khotimah kembali menelorkan begitu banyak lulusan. Bahkan dari sekian banyak lulusan tersebut, 56 orang diantaranya berhasil...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi qur’ani, Cabup nomor 1, dr Toto Taufikurohman Kosim memberikan hadiah kepada penghafal qur’an. Itu dilakukannya saat...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi qur’ani, Cabup nomor 1, dr Toto Taufikurohman Kosim memberikan hadiah kepada penghafal qur’an. Itu dilakukannya saat...