Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Upaya membangun dan memperkuat budaya Qur’ani di lingkungan lembaga, Yayasan Husnul Khotimah menggelar Al Yaum Ma’al Qur’an, Senin (9/3/2026). (dok HK)

Pendidikan

Bangun Budaya Qur’ani, SDM Husnul Khotimah Ikuti Al Yaum Ma’al Qur’an

KUNINGAN (MASS) – Yayasan Husnul Khotimah Kuningan menggelar kegiatan Al Yaum Ma’al Qur’an sebagai upaya membangun dan memperkuat budaya Qur’ani di lingkungan lembaga. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak pada Senin pagi di dua lokasi, yakni di Masjid Husnul Khotimah untuk Pondok Pesantren Husnul Khotimah 1 dan di Masjid Abu Bakar untuk Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh SDM dan pegawai Yayasan Husnul Khotimah, sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam lingkungan kerja pesantren.

Di Pontren Husnul Khotimah 1, kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Umum Yayasan Husnul Khotimah, KH. Mu’tamad, Lc., M.Pd. Alhafidz, yang mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam menjalankan amanah dan pengabdian di pesantren. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, baik melalui tilawah, tadabbur, maupun pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.

Sambutan juga disampaikan oleh HRD Yayasan Husnul Khotimah, Ust. Arsidi, M.Pd. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Al Yaum Ma’al Qur’an merupakan program yang digagas untuk membangun budaya Qur’ani di kalangan SDM Husnul Khotimah.

“Alhamdulillah hari ini HRD melaksanakan kegiatan Al Yaum Ma’al Qur’an untuk SDM HK1 bertempat di Masjid Husnul Khotimah dan HK2 di Masjid Abu Bakar. Seluruh peserta terlebih dahulu melaksanakan tilawah Al-Qur’an bersama, dimulai dari Surat Al-Fatihah, Yasin, Ad-Dukhan, Al-Waqi’ah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, hingga An-Nas,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Melalui kegiatan ini diharapkan Al-Qur’an semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para pegawai, sehingga membawa keberkahan bagi lembaga.

Rangkaian kegiatan di HK1 kemudian dilanjutkan dengan Doa Khotmul Qur’an yang dipimpin oleh Kiai Sepuh KH. Amam Badrutamam, Lc. Suasana khidmat terasa ketika para peserta bersama-sama memanjatkan doa, memohon keberkahan Al-Qur’an bagi diri, keluarga, serta keberkahan bagi lembaga Pondok Pesantren Husnul Khotimah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Kiai. Mulyadin, Lc., M.H. dan KH. Kosasih Toyyib, Lc., M.H. yang juga merupakan anggota Dewan Pembina Yayasan Husnul Khotimah. Keduanya menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam setiap aspek kehidupan.

Sementara itu, di Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2, kegiatan diawali dengan seremonial pembukaan. Sambutan dari Yayasan Husnul Khotimah diwakili oleh Sekretaris Yayasan, H. Asep Saputra, yang menyampaikan apresiasi atas semangat para pegawai dalam menghidupkan Al-Qur’an di lingkungan pesantren.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh HRD Yayasan Husnul Khotimah, H. Maman Kurman, S.H., yang mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam bekerja dan menjalankan amanah di lingkungan pesantren.

Turut memberikan sambutan, Mudir Pontren Husnul Khotimah 2, KH. Fauzi M. Ali, Lc., yang mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga keberkahan Al-Qur’an dapat dirasakan dalam setiap aktivitas dan pengabdian di pesantren.

Tausiyah utama di HK2 disampaikan oleh KH. Jajang Aisyul Muzakki, Lc., M.Pd.I. Dalam ceramahnya ia mengingatkan bahaya menjadikan Al-Qur’an sebagai sesuatu yang mahjura atau ditinggalkan. Salah satu bentuk meninggalkan Al-Qur’an adalah ketika seseorang tidak lagi membacanya dan hanya menjadikannya sebagai pajangan.

Jajang mengutip pendapat ulama besar Ibnu Taimiyah yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an dianggap ditinggalkan ketika seorang muslim tidak mampu atau tidak mau membacanya. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk menghidupkan budaya tilawah, salah satunya melalui program One Day One Juz (ODOJ) yang digalakkan di lingkungan Husnul Khotimah.

“Keutamaan membaca Al-Qur’an sangat besar. Setiap satu huruf diganjar sepuluh kebaikan. Alif Lam Mim bukan satu huruf, tetapi tiga huruf,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa menurut perhitungan Imam Syafi’i, jumlah huruf dalam Al-Qur’an mencapai sekitar 1.027.000 huruf.

Kyai Jajang menambahkan bahwa di bulan Ramadan pahala membaca Al-Qur’an dilipatgandakan. Karena itu, sepuluh hari terakhir Ramadan hendaknya dimanfaatkan untuk semakin memperbanyak tilawah. Ia juga mengingatkan pentingnya istiqamah dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, meskipun sedikit namun dilakukan secara konsisten.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam ceramahnya, ia juga menyampaikan kisah hikmah tentang seorang kakek yang selalu membaca Al-Qur’an. Ketika cucunya bertanya mengapa ia terus membaca Al-Qur’an, sang kakek meminta cucunya mengambil air menggunakan keranjang dari bawah bukit ke atas bukit. Meski airnya tidak sampai karena bocor, keranjang tersebut justru menjadi bersih.

“Begitulah Al-Qur’an. Meskipun kita merasa belum memahami semuanya, bacaan Al-Qur’an tetap membersihkan hati kita, sebagaimana air yang membersihkan keranjang,” tuturnya.

Melalui kegiatan Al Yaum Ma’al Qur’an ini, Yayasan Husnul Khotimah berharap semangat berinteraksi dengan Al-Qur’an semakin tumbuh di kalangan SDM dan pegawai, sehingga budaya Qur’ani benar-benar terbangun dan membawa keberkahan bagi seluruh aktivitas di lingkungan Pondok Pesantren Husnul Khotimah. (didin)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Ratusan santri kelas 12 Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi literasi keuangan syariah yang diselenggarakan oleh...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pondok Pesantren Husnul Khotimah kembali menghadirkan program spesial Ramadhan melalui kanal media resminya, HKTV Channel, sebagai bagian dari upaya memperluas syiar...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) — Tasyakuran Ngunduh Mantu putra sulung Kepala Divisi Humas dan Dakwah Yayasan Husnul Khotimah (YHK) Kuningan, K.H. Imam Nur Suharno, M.Pd.I., yang...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Alhamdulillah, kabar membanggakan datang dari tim matematika Santri Husnul Khotimah! Mereka baru saja membuktikan kalau matematika bukan lagi momok menakutkan, tapi...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) — Konser Amal untuk Sumatera dan Palestina dalam rangkaian Ajang Remaja Berprestasi (ARESTA) 21 sukses digelar di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Sabtu...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 108 musyrif dan musyrifah Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an (TTQ) Pondok Pesantren Husnul Khotimah mengikuti kegiatan Upgrading di Gedung Darul Arqom,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan jadi incaran banyak anak sebagai wadah untuk melanjutkan penggemblengan diri. Mereka bukan hanya dari wilayah Jawa...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Yayasan Husnul Khotimah (YHK) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan lembaga dengan menggelar acara Re-Orientasi pada Sabtu (19/4/2025) di Sangkanika, Kuningan. Acara...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Sebelum menerima kunjungan dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, rupanya Pontren Husnul Khotimah pun menerima kunjungan pula dari International...