KUNINGAN (MASS) – Sebagai langkah awal, di Kecamatan Ciawigebang telah dipilih Desa Pangkalan untuk pelaksanaan GPM tahun ini. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Wahyu Hidayah, menegaskan Gerakan Pangan Murah (GPM) akan dilaksanakan secara bergilir di Kabupaten Kuningan.
“Secara bergilir nanti akan dilaksanakan, jadi sekarang setiap tahun baru 1 kecamatan 1 Desa, nanti bergilir,” tuturnya pasca pelaksanaan GPM di halaman Balai Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, pada Rabu (4/3/2026).
Ia menjelaskan sistem ini bertujuan untuk memastikan semua desa di Kuningan mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam program GPM. Menurut Wahyu, program GPM sangat penting untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat, apalagi menjelang bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Adha.
“Jadi sekarang di Desa Pangkalan, besok berarti di Kecamatan Ciawigebang di Desa apa lagi nanti gitu,” tambahnya.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa ada sekitar 32 desa yang akan terlibat dalam program Gerakan Pangan Murah tahun ini. Setiap Ramadhan, Idul Adha, dan Nataru berharap bisa menjangkau sebanyak mungkin desa untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Maksudnya bergilir tiap tahun, karena setahun itu hanya 32, setiap Ramadhan insya Allah, Idhul Adha juga, jadi yang sekarang kan hanya 16,” tandasnya.
Wahyu juga menyebutkan kedepannya, akan ada periode-periode tertentu, seperti Nataru (Natal dan Tahun Baru), yang juga akan mendapatkan perhatian melalui pelaksanaan GPM ini.
“Nanti ada lagi nanti periode Idul Adha nanti ada Nataru. Nanti tergantung siapa yang kena. Nanti Idul Adha siapa yang kena Nataru,” pungkasnya. (raqib)

















