KUNINGAN (MASS) – Timbunan pohon bambu yang tumbang di Jalan Raya Gunung Keling – Ragawacana membuat sejumlah pihak bergerak cepat untuk melakukan penanganan. Kejadian yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem, hujan deras dan angin kencang yang melanda daerah tersebut beberapa hari yang lalu, mengakibatkan pohon bambu roboh dan menutupi jalan serta menimpa jaringan kabel listrik dan internet.
Setelah viral di media sosial, atas unggahan video menunjukkan keadaan jalan yang terhalang, tim gabungan dari Polsek Cigugur, Damkar Kabupaten Kuningan, Satpol PP Kecamatan Cigugur, Pemdes Gunung Keling, serta warga setempat segera melakukan penanganan pada Rabu (11/2/2026).
Kepala UPT Damkar Kabupaten Kuningan, Andri Arga menyebutkan adanya pohon bambu yang roboh ke jalanan ini menimbulkan potensi bahaya bagi para pengguna jalan.
“Kami menyadari adanya potensi bahaya yang lebih besar, tim gabungan turun untuk mengeksekusinya agar para pengguna jalan bisa melintas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Proses penanganan dimulai dengan pemangkasan pohon bambu yang telah roboh, dilakukan oleh empat anggota piket regu 1 UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP. Penanganan ini bekerja sama dengan UPTD PUTR Kabupaten Kuningan, aparat desa, warga, Polsek Cigugur, dan Babinsa.
Namun, proses evakuasi tidak berjalan mulus. Ada kendala teknis yang cukup signifikan, terutama karena rumpun bambu yang tumpang tindih dan posisi pohon yang terletak di atas tebing curam. Petugas harus melakukan pemangkasan secara bertahap dari arah atas untuk menghindari longsoran yang dapat membahayakan.
“Kondisi robohnya ada di atas tebing samping jalan, cukup menghabiskan banyak waktu dan ekstra hati-hati saat mengambil material bambu yang masih tergantung di kabel listrik dan internet,” tambahnya.
Jika dibiarkan, sisa rumpun bambu yang tidak stabil dapat ambruk sepenuhnya dan menyebabkan risiko yang lebih besar bagi pengguna jalan. Itu sebabnya penanganan ini sangat penting untuk mengurangi potensi bahaya bagi masyarakat umum.
“Kami menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur rawan pohon tumbang di situasi seperti ini, dan melaporkan potensi bahaya kepada pihak berwenang,” pungkasnya. (raqib)








