KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 683 jemaah haji asal Kabupaten Kuningan dipastikan siap berangkat pada musim haji 2026. Jumlah tersebut bertambah dari kuota awal sebanyak 350 orang, setelah seluruh jemaah cadangan yang telah melunasi biaya haji resmi masuk dalam kuota inti.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kuningan H Ahmad Fauzi SAg MSi, didampingi Kasi Bina dan Pelayanan Haji dan Umroh H M Nurulqomar SAg MPd, menjelaskan penambahan jumlah jemaah terjadi karena adanya kuota dari beberapa kabupaten lain yang tidak terserap. Berdasarkan urutan provinsi, jemaah cadangan asal Kuningan dapat mengisi kekosongan tersebut sehingga seluruhnya bisa diberangkatkan tahun ini.
“Alhamdulillah 350 jamaah siap berangkat ditambah kuota cadangan jadi total seluruhnya 683 jemaah. Kenapa bertambah karena jamaah cadangan telah melunasi dan semuanya menjadi jamaah inti,” ujar Ahmad Fauzi, Kamis (12/2/2026).
Saat ini, Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kuningan tengah melaksanakan kegiatan manasik haji terintegrasi tingkat kecamatan. Kegiatan manasik dibagi menjadi enam kelompok kecamatan dan dilaksanakan pada tanggal 11, 12, 14, dan 15 Februari 2025.
Pelaksanaan manasik diawali pada Rabu (11/2/2026) kemarin, dengan Bimbingan Manasik Nasional yang digelar secara daring melalui Zoom. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Haji dan Umroh dan dipusatkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, serta diikuti oleh seluruh calon jemaah haji se-Indonesia.
“Alhamdulillah, hari pertama bimbingan manasik nasional berjalan dengan lancar,” tuturnya.
Menjelang keberangkatan yang diperkirakan sekitar dua bulan lagi, para jemaah diimbau untuk menjaga kesehatan agar dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan khusyuk. Kemenhaj Kuningan berharap seluruh jemaah dapat mempersiapkan diri secara fisik maupun mental demi kelancaran ibadah di Tanah Suci. (didin)








