Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Ikan dewa mati dimasukan ke dalam ember. (Foto: raqib)

Headline

Soal Ikan Dewa Mati Massal, Ketua LPM Cigugur: Ekosistem Kolam Terganggu…

KUNINGAN (MASS) – Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Cigugur, Aang Taufik, mengungkapkan jumlah kematian ikan dewa di kolam renang Cigugur terus mengalami peningkatan sejak Kamis pekan lalu. Berdasarkan catatan LPM, kematian ikan terjadi secara bertahap namun konsisten meningkat.

“Dari catatan kami, hari Kamis tercatat 24 ekor, Jumat 27 ekor, Sabtu 56 ekor, Minggu 62 ekor. Hari Senin sempat 59 ekor, dan hari ini sudah mencapai 92 ekor,” ujar Aang, Selasa (3/2/2026) sore.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan tren kematian ikan yang terus bertambah, meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh Dinas terkait. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengobatan alami menggunakan daun kipahit l yang ditebarkan ke kolam, namun hasilnya belum mampu menekan angka kematian.

Selain itu, upaya penambahan oksigen juga telah dilakukan dengan memasang tiga unit pompa air bersama pihak perikanan. Namun, hasilnya dinilai belum efektif.

“Buktinya kematian ikan terus bertambah sampai hari ini. Artinya, upaya-upaya tersebut belum mampu menekan kematian ikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya bersama Dewan Pakar kemudian melakukan analisis penyebab kematian ikan. Hasil kajian tersebut menunjukkan permasalahan utama bukan semata-mata penyakit, melainkan terganggunya ekosistem kolam renang.

Salah satu faktor utama adalah kondisi air kolam yang stagnan akibat minimnya aliran air, pasokan air ke kolam dinilai sangat terbatas. Selain itu, yang dinilai krusial adalah ditutupnya sumur alami di area kolam.

Aang menjelaskan sejak dahulu sumur alami tersebut berfungsi sebagai tempat berkembang biak ikan dewa. Saat kolam dikuras, ikan biasanya akan berkumpul di sumur tersebut.

“Sekarang sumur itu ditutup menggunakan batu dan semen. Sejak sumur itu ditutup, kematian ikan mulai sering terjadi, meskipun dulu dalam jangka waktu yang lama,” ujarnya.

Selain penutupan sumur, pendangkalan kolam juga menjadi sorotan. Material berupa batu obrok dimasukkan ke dalam kolam, sehingga kedalaman kolam yang sebelumnya hampir dua meter kini berkurang menjadi sekitar satu setengah meter. Kondisi itu dinilai semakin memperburuk habitat ikan.

Aang juga mengungkapkan kesaksian mantan pegawai PDAU yang pernah bekerja hampir 20 tahun di lokasi tersebut. Selama masa kerjanya, kematian ikan memang pernah terjadi hingga ratusan ekor, namun dalam kurun waktu yang sangat panjang dan tidak masif seperti saat ini.

Faktor lain yang dinilai berpengaruh adalah tumbangnya pohon beringin besar ke kolam pada tahun 2024. Pohon tersebut dibiarkan berada di dalam kolam selama hampir satu tahun tanpa penanganan serius dari pihak pengelola terkait, seperti PDAU, PDAM, dan TNGC. Kayu yang membusuk menimbulkan bau menyengat dan diduga berdampak pada kualitas air dan kesehatan ikan.

“Pohon itu dibiarkan setahun. Sudah bau, dan tentu berdampak pada ikan,” katanya.

Berbeda dengan sikap pengelola, Aang mengapresiasi kepedulian masyarakat yang bersama LPM bergotong royong membersihkan pohon tumbang tersebut. Sekitar 200 warga terlibat dan proses pembersihan selesai dalam waktu tiga hari.

“Ini bukti kepedulian masyarakat. Yang disayangkan, kenapa pengelola justru membiarkan kondisi ini sampai satu tahun,” pungkasnya. (didin)

Advertisement

Berita Terbaru

Trending

You May Also Like

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Untuk mengisi jabatan anggota Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda AU) Bank Perekonomian Rakyat Kuningan atau yang lebih dikenal Bank...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pelaksanaan Work From Home (WFH) bagi ASN di lingkungan Kabupaten Kuningan juga segera diberlakukan oleh Pemerintah Daerah, mulai pekan ini di...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan U Kusmana S Sos M Si, menegaskan bahwa LHP BPK RI dengan rekomendasi TGR, tak ada...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Aktivis masyarakat yang juga Sekretaris Forum Masyarakat Peduli Kemanusiaan, Luqman Maulana menyoroti dugaan pembangkangan DPD PKS Kuningan, terhadap keputusan resminya sendiri....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pada Senin (6/4/2026) siang tadi, Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) U Kusmana, Kepala BPKAD Deden Kurniawan dan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Kondisi Gedung Kesenian Raksawacana yang berada di pusat Kota Kuningan dinilai memprihatinkan dan membutuhkan revitalisasi menyeluruh. Hal itu disampaikan Ketua Teater...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Peristiwa sederhana berubah menjadi situasi darurat ketika sebuah cincin titanium yang tak kunjung lepas justru mengancam kesehatan jari seorang pelajar asal...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan U Kusman S Sos M Si, Senin (6/4/2026) pagi ini....

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kebakaran melanda peternakan milik salah satu orang terkaya di Kuniongan, H Dudung, yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No.125 Kelurahan Winduhaji,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Setelah lewat momen Lebaran, harga-harga bahan pokok alias sembako di pasaran terpantau mulai mengalami penurunan kembali. Seperti yang terpotret pada hari...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Liburan Ramadhan dan Idul Fitri telah selesai. Para santri kembali ke pondok untuk mengikuti proses pendidikan dan pembinaan. Pun, dengan Pondok...

Nasional

SOLO (MASS) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jawa Barat...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Persiapan matang terus dilakukan oleh Pesik Kuningan menjelang bergulirnya kompetisi Liga 4 Seri Nasional pada akhir bulan April ini. Sebagai bagian...

Headline

KUNINGAN (MASS) – BPBD Kuningan bersama aparat desa dan masyarakat melakukan pembersihan material longsor yang menimpa tembok rumah dan halaman warga di Dusun Karang...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Farmasi Kesehatan dan Sains UM kuningan (PK IMM FFKS) baru saja menyelenggarakan Musyawarah Komisariat (Musykom)...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Gedung Sjahrir direncanakan akan segera dilakukan revitalisasi. Janji itu disampaikan langsung Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat berkunjung ke Kabupaten Kuningan,...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Pasca viralnya luapan air di Jalan Raya Sindangagung – Kertayasa Kecamatan Sindangagung, pihak Kecamatan bersama Pemdes Kertayasa dan warga sekitar segera...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pasca sholat Jumat di Masjid As-Safiri, Dusun Parenca Kulon, Desa Kertawangunan Kecamatan Sindangagun, ratusan nasi kotak dibagikan, Jumat (3/4/2026). Jamaah yang...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan menjelaskan alasan kenapa pegawai P3K yang ikut seleksi BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah), pada...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Wajah baru kepemimpinan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan dituntut untuk lebih punya nyali, alias lebih berani. Tuntutan itu salah satunya datang dari...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Sebuah insiden kecelakaan terjadi di kawasan Linggamekar, Kecamatan Cilimus, tepatnya di sekitar lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cisabuk pada Rabu (1/4/2026). Peristiwa...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Teras Pendopo Kabupaten Kuningan pada Rabu malam (1/4/2026). Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar acara serah terima...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Warung kopi di Jalan Raya Syeh Manglayang, Desa Kadugede, mendadak berubah tegang pada Kamis malam (2/4/2026). Sang pemilik warung, Gilbert (45)...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, berpolemik karena menganggap tak akomodir calon...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kegiatan Halal Bihalal yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kramatmulya di Aula Bale Desa Cikaso, Kamis (2/4/2026), tidak...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI yang merekomendasikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan mengganti rugi penggunaan anggaran tahun 2024-2025,...