Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Ilustrasi sekolah.

Netizen Mass

‎Belajar dari NTT, Jangan Sampai Terulang di Kuningan‎

‎KUNINGAN (MASS) – Tragedi meninggalnya seorang anak kelas 4 sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang diduga mengalami tekanan karena tidak mampu membeli alat tulis seharusnya menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan. Peristiwa ini menegaskan bahwa persoalan pendidikan tidak selalu tampak dalam angka putus sekolah atau capaian akademik, tetapi juga hadir dalam bentuk tekanan psikologis yang dialami anak-anak dan kerap tidak terbaca oleh sistem.

Kejadian tersebut tidak pantas dipandang sebagai persoalan lokal di daerah lain. Sebaliknya, tragedi ini layak dijadikan bahan refleksi di setiap daerah, termasuk Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Di Kuningan sendiri, dalam beberapa waktu terakhir, ruang publik diingatkan oleh adanya sorotan dari Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) terkait dugaan praktik penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di sejumlah sekolah dasar dan madrasah, meskipun telah diterbitkan Surat Edaran Bupati Kuningan Nomor 400.3/2603/Disdikbud sejak Agustus 2025.

Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan tersebut, situasi ini menunjukkan satu hal penting, yaitu aspek biaya pendidikan baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung masih menjadi persoalan sensitif. Dalam kondisi sosial ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya merata, setiap tambahan kewajiban berpotensi menjadi beban psikologis bagi anak, terutama mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Kasus di NTT seharusnya tidak dianggap sebagai kejadian yang jauh. Ini alarm bagi semua daerah agar lebih jujur melihat apa yang terjadi di sekolah-sekolah.

Kondisi pendidikan di Kabupaten Kuningan masih dihadapkan pada tantangan struktural dan sosial. Tidak semua keluarga memiliki kemampuan yang sama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Karena itu, setiap kebijakan pendidikan semestinya dijalankan dengan kehati-hatian dan berpijak pada prinsip kepentingan terbaik bagi anak, bukan semata pada kebiasaan atau praktik lama.

Di titik inilah peran pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan diuji. Regulasi tanpa pengawasan berisiko menjadi formalitas. Kebijakan tanpa evaluasi berkelanjutan berpotensi kehilangan makna. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa setiap aturan benar-benar diterjemahkan secara konsisten di tingkat sekolah, sekaligus membuka ruang pengaduan yang aman dan responsif bagi masyarakat.

Anak-anak sering kali memendam tekanan karena tidak memiliki ruang untuk berbicara. Ketika sistem gagal membaca tanda-tanda itu, risikonya sangat serius.

‎Evaluasi pendidikan di Kuningan tidak cukup hanya berhenti pada kurikulum, capaian akademik, atau laporan administratif. Kepekaan guru, budaya sekolah yang inklusif, serta keberanian pemangku kebijakan untuk melakukan koreksi menjadi kunci dalam mencegah tekanan psikologis pada peserta didik.

Sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi anak, bukan tempat yang menambah beban hidup mereka.

Tragedi di Nusa Tenggara Timur adalah peringatan yang tidak boleh diabaikan. Kabupaten Kuningan perlu menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat pengawasan, memastikan kebijakan berjalan sebagaimana mestinya, dan menegaskan kembali bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pendidikan.

Pendidikan yang berkeadilan tidak cukup diukur dari akses dan fasilitas. Ia juga diukur dari keberanian sistem untuk mendengar, memperbaiki, dan hadir bagi anak-anak yang paling rentan.

Oleh: Teddy Ilham Fadillah

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Olahraga

BANDUNG (MASS) – Persib Bandung berhasil mengamankan posisi puncak di klasemen setelah mengalahkan Maluku United dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan baru saja menggelar kegiatan “Sekolah Negarawan” yang bertempat di desa Gunungkeling kecamatan Cigugur, Sabtu (7/2/2026) ini. Kegiatan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperkuat kemandirian dan kesejahteraan lembaga pendidikan keagamaan, Koperasi Diniyah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Kuningan resmi dikukuhkan pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Buntut polemik pengolahan air yang dilakukan PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan ke luar daerah, bahkan sampai ditegur dengan SP-3 oleh BBWS...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam era digital saat ini, anak muda dituntut untuk lebih melek terhadap investasi, terutama di bidang saham, cryptocurrency (krypto), dan forex....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam beberapa waktu terakhir, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Sindangagung diterpa isu tidak sedap. Pasalnya, kantor UPK Kecamatan Sindangagung dianggap vakum...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Banjir bandang melanda kawasan Kampus Pascasarjana dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Satpol PP Kuningan bersama Relawan Peduli Masyarakat Kuningan (RPMK) melakukan kegiatan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di lingkungan Karangasem, Kelurahan...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Salamah yang kini masih berusia 16 tahun, bersekolah di SMK Karya Nasional Kuningan. Usianya bisa dibilang masih remaja, tapi rasa lapar...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan resmi mendaftarkan diri sebagai partai politik ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kuningan, pada Selasa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, Jumat (6/2/2026). Kehadiran Wamendagri RI tersebut dalam...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Timnas Futsal Indonesia berhasil mencetak sejarah pada Kamis (5/2/2026), pasca pukul mundur Jepang dengan skor 5-3 di semifinal AFC Futsal Asian...

Nasional

MALAYSIA (MASS) – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) terus memperkuat langkah strategis internasionalisasi dengan melakukan kunjungan resmi ke Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam rangka...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 80 pejabat administrator Eselon III A di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengikuti Retret Peningkatan Kapasitas Manajerial, Penguatan Integritas, dan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) bersama Perum BULOG memperkuat sinergi dalam mengamankan penyerapan Gabah Kering Panen...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dari 20 kandidat pimpinan BAZNAS Kuningan, 1 diantaranya dianggap gugur atau mundur, karena tidak hadir dalam Test Kemampuan Dasar (TKD) metode...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Turnamen Futsal Liga Fondation 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama 18 hari. Ajang ini diikuti oleh ratusan tim dari berbagai kategori...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harha cabai rawit hijau dan rawit merah terpantau mengalami kenaikan harga per hari ini, Kamis (5/2/2026). Kenaikan harga cabai rawit ini...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menyebut tak pernah mengurus ijin pengelolaan air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Kuningan di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan Ir I Putu Bagiasna MT, menyebut ada opsi untuk membongkar tutup...

Netizen Mass

“Di Berita: rakyat kita paling bahagiaDi Rumah: Bu, buku tulisku habisLalu ia mengambil tali, tepat saat negara sibuk memoles citra diri” Potongan narasi di...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, menghadiri kegiatan Pasamoan Agung yang digelar di Taman Kota Kuningan, Kamis (5/2/2026). Kehadiran Dicky Chandra...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 186 ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan segera masuk masa pension. Penyerahan SK Pensiun kepada ASN yang mencapai Batas Usia...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi, khususnya ketersediaan pangan dan stabilitas harga, menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Banyak manfaat dari batu yang diambil dari tambang tradisional CIleuleuy. Bahkkan diantaranya untuk program pembangunan dari pemerintah. Hal itulah yang disampaikan...