Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Paradoksa “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”, Gelar Mulia di Tengah Kesejahteraan yang Terlupa

KUNINGAN (MASS) – Penghujung tahun 2025, secercah harapan dan angin segar mulai membawa kepastian. Tepat pada 16 Desember 2025, Bupati Kuningan resmi melantik 4.271 pegawai PPPK Paruh Waktu yang terdiri dari guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis. Langkah besar ini merupakan implementasi nyata dari UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang diperkuat melalui KepmenPAN RB No.16 Tahun 2025.

Walaupun berbeda dengan PPPK Penuh Waktu, penetapan status ini merupakan fondasi awal yang sangat berharga. Ini adalah bentuk pengakuan negara yang diharapkan menjadi langkah transisi menuju tata kelola ASN yang lebih inklusif, di mana setiap kontribusi dihargai secara layak dan bermartabat. Meski keberadaan tenaga honorer belum sepenuhnya terakomodasi secara menyeluruh.

Menapaki awal tahun 2026, sebuah diskursus hangat menyeruak ke permukaan, menyita perhatian jagat maya hingga tajuk utama media massa. Pada 20 Januari 2026, Kompas.com merilis kabar yang cukup menggetarkan: “Kepala BGN: Pegawai Inti SPPG Akan Jadi ASN PPPK Per 1 Februari 2026”. Kabar senada turut ditiupkan oleh CNN Indonesia, detik.com, dan deretan media besar lainnya. Setelah ditelusuri, berita ini bukanlah isapan jempol belaka; ia telah bersandar kuat pada payung hukum Perpres Nomor 115 Tahun 2025.

Kebijakan ini sontak memicu kegaduhan, terutama di ruang-ruang guru. Mengapa? Karena Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sang eksekutor program Makan Bergizi Gratis (MBG), merupakan mitra yang bersinggungan langsung dengan detak nadi kehidupan di sekolah. Paradoksa yang menyayat hati pun tak terelakkan.

Di satu sisi, para guru harus merangkak melalui pengabdian panjang (belasan bahkan puluhan tahun) hanya untuk menyentuh status PPPK Paruh Waktu. Seperti berita yang dirilis Jabarprov.go.id tanggal 28 Oktober 2025 dengan judul “30 Tahun Mengabdi, Edi Akhirnya Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu”. Beliau guru di salah satu SMP Negeri Kota Bandung, mengabdi sejak tahun 1995 dan sudah berusia 52 tahun.

Namun di sisi lain, sebuah profesi baru yang datang bermitra seolah langsung mendapat “karpet merah” menuju kepastian status. Gelar “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” pun kian terasa seperti elegi; sebuah sematan mulia di tengah kesejahteraan yang sering kali terlupa.

Ini bukan soal iri hati, melainkan jeritan nurani yang tak ingin selamanya dianggap “anak tiri”. Tanpa sedikit pun mengecilkan profesi lain, guru tetaplah pilar peradaban. Namun selama ini, mereka seolah dipaksa menjadi insan paling sabar, yang meski suaranya lirih menuntut kesejahteraan, kerap kali masih ditempatkan di luar barisan prioritas.

Pendidikan bukanlah sekadar tumpukan teks kaku, melainkan ritme paling sakral dalam nadi kehidupan. Ia adalah palet yang menyapukan warna, jemari yang melukis keindahan, sekaligus napas yang menghembuskan rasa syukur ke dalam jiwa. Di jantung proses ini, berdirilah Guru, sang dirigen yang menjaga denyut itu tetap hidup meski sering kali dalam sunyi.

Persis seperti bisikan Nelson Mandela: “Pendidikan adalah amunisi paling digdaya untuk menjungkirbalikkan dunia. Dan di tangan para guru-lah, senjata pamungkas itu diracik, diasah, dan dilepaskan untuk menantang masa depan”.

(Tulisan ini didasari keresahan dan kegelisahan mengenai fenomena yang terjadi).

Oleh : Dr. Nana Sutarna, M.Pd, Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Kuningan

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pada Kamis, 15 Januari 2026 lalu, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 1.200 rektor, guru besar, dan dekan di Istana Jakarta Pusat....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Dunia pendidikan Indonesia saat ini tengah menghadapi paradoks kesejahteraan yang tajam. Di tengah upaya transformasi birokrasi, muncul anomali sosiologis terkait stratifikasi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Hari Guru selalu menjadi momen yang istimewa bagi para santri. Bukan sekadar tanggal 25 November yang diperingati setiap tahun, tetapi hari...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Di bulan November terdapat peringatan Hari Guru Nasional (HGN), yang diperingati setiap tanggal 25 November. Peringatan HGN sebagai bentuk penghargaan terhadap...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kebakaran melanda sebuah rumah milik Etih (55), seorang guru SD yang tinggal di Lingkungan Pasapen RT 6 RW 4, Kelurahan Kuningan,...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – Adalah Ammar Chania S Pd M Pd, guru SMAN 1 Ciniru yang berhasil menyabet 3 penghargaan sekaligus dalam kompetisi guru tingkat...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Masih ingat kasus guru ASN Kuningan inisial LN, korban KDRT yang sempat dipinta rujuk karena permintaan mantab suami ke dinas naungan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan sosialisasi KTA PWRI Nasional yang didukung langsung oleh Bank BJB Kuningan, Rabu...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) –  Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani: “Apakah semua harus dari uang negara?” saat menyinggung gaji guru dan dosen, bukan sekadar kata. Itu...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan melalui Sekertaris Dinas (Sekdis) Rusmiadi AP S Sos M Si, angkat bicara soal guru...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebelumnya ramai diperbincangkan aduan dari saudara dari murid yang mengaku khawatir karena ada salah satu guru mengalami gangguan kejiwaan di SDN...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pada awal bulan Juli 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan merilis pengumuman hasil seleksi kompetensi pengadaan ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Seorang guru asal Desa Sidaraja Kecamatan Ciawigebang, YS (47) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sekolah yang berada di Desa Gresik...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Seleksi kepala sekolah tingkat TK SD sampai SMP di Kabupaten Kuningan, dipertanyakan oleh para peserta karena prosesnya dianggap tidak terbuka. Muhammad...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Fenomena Guru dikriminalisasi karena mendisiplinkan siswa, serta datangnya Tahun Ajaran Baru 2025/2026 mendapat perhatian dari Akademisi Hukum Kuningan Prof. Dr. Suwari...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka melanjutkan estafet pengkaderan, organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) baru saja melakukan pergantian kepengurusan. Terpilih sosok pemimpin baru,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Guru berstatus ASN, terutama P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) boleh mengajar di sekolah swasta. Hal itulah yang disampaikan Wakil Menteri...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) –Pendidik dukung kebijakan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan mengenai Siswa dilarang membawa HP ke sekolah....

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kursi Ketua PGRI Kabupaten Kuningan bakal berganti. Sosok H Pipin Mansur Arifin, tak bisa lagi menjabat karena sudah dua periode. Pertanyaan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Sebagai upaya mencetak guru yang kreatif dan adaptif terhadap tantangan zaman, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unisa...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) Ke-102 Hijriyah dan Ke-99 Masehi diselenggarakan di Aula Kuningan Islamic Center (KIC), pada Kamis (13/2/2025). Momentum...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kapolres Kuningan AKPB Willy Andrian SIK melalui Kasat Reskrim AKP I Putu Ika Prabawa, menyebut sudah ada 3 korban yang melapor...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sempat dibuat khawatir karena tunjangan sertifikasi di triwulan keempat hanya cair 1 bulan, para guru di Kabupaten Kuningan bisa kembali bernafas...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Beredar video guru di lingkup Kabupaten Kuningan mengancam akan turun untuk demonstrasi buntut tunjangan sertifikasinya yang tak kunjung cair sampai akhir...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kita pasti tahu apa itu pendidikan. Pendidikan adalah salah satu pondasi utama dalam memberikan kesempatan seseorang menemukan tujuan hidup di masa...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Guru Nasional (HGN), tanggal 25 November, dengan mengusung tema ‘Guru Hebat, Indonesia Kuat’. Tema ini dipilih...