KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 26 pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan resmi dilantik. Kegiatan pelantikan berlangsung pagi ini, Minggu (25/1/206) di Villa Kampung Gunung, Gunungkeling.
Pelantikan bertajuk “Mengukuhkan Khittah Perjuangan: Mewujudkan Intelektual Organik yang Mandiri dan Berintegritas” berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat.
Kegiatan pelantikan turut dihadiri oleh perwakilan KAHMI Unisa Eka Febriana, Ketua Umum HMI Cabang Kuningan M Naufal Haris, Ketua Kohati Cabang Kuningan Nuri Rinjani, serta para kader HMI Cabang Kuningan.
Dalam sambutannya, Eka Febriana menegaskan kepemimpinan di era saat ini menuntut seorang pemimpin untuk memiliki prinsip hidup yang kuat. Ia menekankan pentingnya mengukuhkan nilai-nilai ke-HMI-an serta semangat keilmuan dalam diri kader.
“Pemimpin besar lahir dari ruang-ruang literasi dan diskusi. Kader HMI harus menjadi representasi dari semangat tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kuningan, M Naufal Haris, menyoroti pentingnya pengkaderan sebagai fondasi utama keberlangsungan organisasi. Menurutnya, proses pengkaderan harus dikawal dengan ketat agar melahirkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga bijak dalam mengambil keputusan.
“Pemimpin HMI tidak cukup hanya pintar, tetapi harus memiliki kebijaksanaan dalam mengurusi dan menyikapi berbagai persoalan,” tegasnya.
Ketua Umum HMI Komisariat Unisa yang baru dilantik, Bintang Pujakusuma, menegaskan perjuangan HMI harus kembali pada khittah dan berlandaskan AD/ART organisasi. Ia juga menjelaskan makna tema pelantikan yang diusung.
Menurutnya, intelektual organik adalah cendekiawan yang lahir dari perjuangan kelas, baik mahasiswa, buruh, maupun masyarakat, serta memiliki keberpihakan pada nilai keadilan. Kemandirian menjadi aspek penting agar kader memiliki prinsip hidup, sementara integritas menjadi landasan moral dalam menjalani kehidupan.
“Secara sederhana, intelektual adalah kepala karena di dalamnya ada ide, kemandirian adalah kaki karena menentukan sejauh mana langkah kita, dan integritas adalah hati yang menjaga konsistensi,” jelas Bintang.
Ia berharap kegiatan pelantikan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat peran kader HMI Komisariat Unisa sebagai insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa. (didin)







