KUNINGAN (MASS) – Pasca aksi massa pada Jumat (29/8/2025) kemarin, serta jelang aksi massa susulan pada Minggu (31/8/2025) besok, Gedung DPRD Kuningan diteror bom molotov.
Hal itu dibenarkan Sekretaris DPRD Kuningan, Dr H Deni Hamdani M Si, kala dikonfirmasi kuninganmass.com, Sabtu (30/8/2025).
“Muhun ada 3 bom molotov (betul ada 3 bom),” kata Deni, membenarkan ada teror bom molotov ke gedung dewan.
Dijelaskannya, 1 bom molotv masuk ke gedung dewan dan sempat terbakar, namun mati sendiri. Sementara 2 lainnya, hanya menimpa dinding gedung dewan sebelah timur.

Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar, Sekertaris DPRD Kuningan Dr H Deni Hamdani, dan jajaran kepolisian dalam olah TKP bom molotov.
Kejadian ini, kata Deni Hamdani, kini sudah ditangani pihak kepolisian. Kapolres Kuningan sendiri, lanjutnya, yang langsung memimpin olah TKP.
“Kerusakan hanya kaca pecah kecil dari lemparan molotov yang masik gedung dewan,” jawabnya.
Disinggung soal rencana aksi susulan dan agenda Hari Jadi Kuningan 527 yang berpusat di DPRD, Deni juga mengaku sudah mendapat pemberitahuan.
Khusus soal rencana aksi massa, untuk ijin dan lain-lain diserahkan sesuai kewenangan di Polres Kuningan. Sementara Hari Jadi Kuningan, belum ada perubahan jadwal, masih tetap. “Semoga kondusif semuanya pak,” harap Deni di akhir. (eki)
