Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politik

Dikritik Pengamat, Pimpinan DPRD Justru Bela Kamus Pokir, Hasil Konsesus Bersama

KUNINGAN (MASS) – Kebijakan Kamus Pokir (Pokok-pokok pikiran) DPRD Kabupaten Kuningan, dikiritik keras oleh pengamat beberapa waktu belakangan ini.

Pasalnya, kebijakan Kamus Pokir ini dianggap mengikis hak dasar DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat, lembaga aspirasi. Karena kebijakan ini mmebuat pengusulan Pokir hanya bisa dilakukan sesuai katalog yang dibuat eksekutif.

Meski seolah dibela pengamat, Wakil Ketua DPRD Kuningan H Ujang Kosasih justru menganggapnya berbeda. Ketua DPC PKB Kuningan itu menegaskan, kebijakan ini tidak ujug-ujug ataupun didikte Bupati.

Justru, kata H Ujang, kebijakan ini bermula dari diskusi mendalam antara pimpinan DPRD dan Bupati yang dilandasi visi misi dan mimpi pemerintah daerah yang akan dituangkan dalam RPJMD. Mimpi itu, akan dirinci dalam RKPD dan bermuara pada APBD.

“APBD tahun 2025 ini merupakan APBD yang disepakati oleh eksekutif dan legislatif dalam rangka mencapai visi misi yang sudah dibuat dan ditentukan sebelumnya,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

Dikatakannya, tercapainya visi misi pemerintah merupakan tanggung jawab bersama. Apalagi, RPJMD Kuningan sendiri sebentar lagi akan disahkan oleh DPRD. Rumusan-rumusan itulah ynag menjadi latar adanya Kamus Pokir.

“Kamus Pokok-pokok Pikiran Anggota DPRD ini menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat melalui anggota DPRD itu disesuaikan atau diupayakan untuk jadi bagian dalam rangka mencapai visi misi Bupati Kuningan ini,” kata H Ujang

Selain membela Kamus Pokir dengan menyebut hasil konsesus bersama antara pemerintah daerah dan legislatif, H Ujang juga menegaskan bahwa kebijakan itu tidaklah bertentangan dengan aturan manapun.

Bahkan, H Ujang juga menegaskan bahwa pihaknya di lembaga legislatif, akan berusaha menyesuaikan aspirasi masyarakat dengan kebijakan yang ada, Kamus Pokir.

“Tidak ada regulasi yang ditabrak, yang dilanggar oleh surat Bupati terkait Kamus Pokir ini. Karena Kamus Pokir ini adalah implementasi dari konsensus yang dibangun antara eksekutif dan legislatif,” tuturnya.

“Dari implementasinya, hanya 20 persen kegiatan yang tidak masuk ke dalam Kamus Pokir ini dan belum bisa kita respons saat ini, karena kita memang memahami kondisi fiskal pemerintah daerah Kabupaten Kuningan saat ini yang belum baik,” imbuhnya. (eki/deden)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam era digital saat ini, anak muda dituntut untuk lebih melek terhadap investasi, terutama di bidang saham, cryptocurrency (krypto), dan forex....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam beberapa waktu terakhir, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Sindangagung diterpa isu tidak sedap. Pasalnya, kantor UPK Kecamatan Sindangagung dianggap vakum...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Banjir bandang melanda kawasan Kampus Pascasarjana dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Satpol PP Kuningan bersama Relawan Peduli Masyarakat Kuningan (RPMK) melakukan kegiatan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di lingkungan Karangasem, Kelurahan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pimpinan DPRD Kabupaten Kuningan terus bergerak melakukan pendalaman soal polemik pengelolaan air PAM Tirta Kamuning Kuningan, yang dikerjasamakan ke luar daerah....

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Salamah yang kini masih berusia 16 tahun, bersekolah di SMK Karya Nasional Kuningan. Usianya bisa dibilang masih remaja, tapi rasa lapar...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan resmi mendaftarkan diri sebagai partai politik ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kuningan, pada Selasa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, Jumat (6/2/2026). Kehadiran Wamendagri RI tersebut dalam...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Timnas Futsal Indonesia berhasil mencetak sejarah pada Kamis (5/2/2026), pasca pukul mundur Jepang dengan skor 5-3 di semifinal AFC Futsal Asian...

Nasional

MALAYSIA (MASS) – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) terus memperkuat langkah strategis internasionalisasi dengan melakukan kunjungan resmi ke Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam rangka...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 80 pejabat administrator Eselon III A di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengikuti Retret Peningkatan Kapasitas Manajerial, Penguatan Integritas, dan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) bersama Perum BULOG memperkuat sinergi dalam mengamankan penyerapan Gabah Kering Panen...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dari 20 kandidat pimpinan BAZNAS Kuningan, 1 diantaranya dianggap gugur atau mundur, karena tidak hadir dalam Test Kemampuan Dasar (TKD) metode...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Turnamen Futsal Liga Fondation 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama 18 hari. Ajang ini diikuti oleh ratusan tim dari berbagai kategori...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harha cabai rawit hijau dan rawit merah terpantau mengalami kenaikan harga per hari ini, Kamis (5/2/2026). Kenaikan harga cabai rawit ini...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menyebut tak pernah mengurus ijin pengelolaan air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Kuningan di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan Ir I Putu Bagiasna MT, menyebut ada opsi untuk membongkar tutup...

Netizen Mass

“Di Berita: rakyat kita paling bahagiaDi Rumah: Bu, buku tulisku habisLalu ia mengambil tali, tepat saat negara sibuk memoles citra diri” Potongan narasi di...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, menghadiri kegiatan Pasamoan Agung yang digelar di Taman Kota Kuningan, Kamis (5/2/2026). Kehadiran Dicky Chandra...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 186 ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan segera masuk masa pension. Penyerahan SK Pensiun kepada ASN yang mencapai Batas Usia...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi, khususnya ketersediaan pangan dan stabilitas harga, menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Banyak manfaat dari batu yang diambil dari tambang tradisional CIleuleuy. Bahkkan diantaranya untuk program pembangunan dari pemerintah. Hal itulah yang disampaikan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, menyarankan pengurasan kolam keramat Balong Girang Cigugur, pasca mati massalnya ikan dewa. Saran tersebut...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pagi ini, Rabu (4/2/2026) Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang batu di Desa Cileleuy,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Menyusul fenomena kematian ikan dewa di kolam keramat Cigugur, Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung Balong Keramat tersebut, Rabu...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Farmasi dan Kesehatan dan Sains (PK IMM FFKS) Universitas Muhammadiyah Kuningan baru saja melaksanakan kegiatan...