Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

4000 Baliho Rokhmat Ardiyan Siap Diganti

KUNINGAN (MASS) – Ribuan baliho bergambar H Rokhmat Ardiyan yang telah dipasang di Kabupaten Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran, akan diturunkan. Pasalnya, nomor urut yang tertera pada baliho tersebut masih bernomor 1.

“Setelah kemarin ditetapkan di DCT (Daftar Calon Tetap), saya bernomor urut 2. Nah bagi saya ini momen baik karena nomor Partai Gerindra pun nomor 2. Jadi pas, linear antara nomor urut saya dengan nomor urut partai. Insya Allah akan mudah diingat,” ujar Caleg DPR RI Dapil Jabar 10 itu, dalam jumpa pers Minggu (5/11/2023) di Windusengkahan.

Meski banyak orang beranggapan Ardiyan dizolimi dengan pergeseran nomor tersebut, termasuk asumsi wartawan, namun ia menampiknya. Bagi Ardiyan, penentuan nomor urut itu dipastikan berdasarkan kajian matang dari DPP Partai Gerindra. Dengan target 2 kursi dari dapil Jabar 10, justru menurutnya itu sebuah langkah efektif dalam memotivasi para caleg.

“Saya tidak merasa dizolimi. Ini merupakan keputusan bijak dari DPP atas pertimbangan yang mendalam. Apalagi yang ditempatkan pada nomor 1 itu sahabat saya, tokoh kaliber nasional,” tandasnya diamini Ketua Timses, Abdul Jalil Hermawan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ardiyan mengulas, semula pemilu 2024 memang diwacanakan akan menggunakan sistem proporsional tertutup. Tak heran jika siapapun ingin memiliki nomor urut 1. Ketika MK memutuskan proporsional terbuka, maka nomor berapa pun memiliki peluang yang sama lantaran berdasarkan suara terbanyak. Sistem tersebut disambut riang gembira karena demokrasi dianggap berjalan secara benar dimana pemenangan ada ditangan rakyat.

“Nah justru saya berpikiran, penomoran 2 ini berkah bagi saya. Karena tadi seperti yang saya ungkapkan, nomor 2 linear dengan nomor Partai Gerindra,” ucap bos RS Permata Kuningan sekaligus bos Arunika dan bos SPBE gas elpiji tersebut.

Kendati demikian, perubahan nomor berimbas pada APK (Alat Peraga Kampanye) yang telah dipasang sejak awal. Pemilik akronim HRA (Haji Rokhmat Ardiyan) ini mengakui telah begitu banyak APK semisal baliho yang dipasang di empat daerah. Ribuan baliho itu harus segera diturunkan untuk diganti baliho baru bernomor 2.

“Meski sudah terpasang 4000 baliho, untuk kemudian harus diganti, bagi saya itu bagian dari perjuangan. Pahlawan kemerdekaan aja dulu mampu melewati ujian dan cobaan yang sangat berat,” tegasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan wajah sumringah, Ardiyan bertekad ingin menikmati proses. Ia juga bertekad ingin tetap istiqomah, sabar dan tetap kuat melewati rintangan sebagai bagian dari perjuangan. (deden)

1 Comment

1 Comment

  1. Mang Bohay

    7 November 2023 at 18:22

    Inshaa ALLAH kang Ardian lolos

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement