Waduk Darma Milik Kita, Menjaganya Tanggung Jawab Bersama

KUNINGAN (MASS) – Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam merespons persoalan eceng gondok di Waduk Darma patut diapresiasi. Di bawah arahan Bupati Kuningan, seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menggelar koordinasi lintas sektor untuk melakukan penanganan secara terpadu melalui Gerakan Penanggulangan Eceng Gondok atau “Garpu Sendok”.

Kecepatan respons ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Ketika eceng gondok mulai menutupi sebagian kawasan waduk dan menimbulkan kekhawatiran terhadap sektor pariwisata, kualitas air, serta fungsi waduk sebagai sumber air baku, pemerintah memilih bertindak daripada sekadar berdiskusi tanpa aksi.

Apresiasi layak diberikan kepada Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, seluruh perangkat daerah terkait, TNI, Polri, BBWS, pemerintah desa penyangga, komunitas lingkungan, pelaku usaha, hingga seluruh pihak yang telah menyatakan kesiapan terlibat dalam aksi pembersihan. Semangat kolaborasi seperti inilah yang dibutuhkan dalam menyelesaikan persoalan lingkungan yang dampaknya dirasakan bersama.

Namun demikian, keberhasilan penyelamatan Waduk Darma tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah. Waduk Darma adalah aset bersama masyarakat Kuningan. Ia bukan hanya destinasi wisata kebanggaan daerah, tetapi juga sumber kehidupan yang menyediakan air bagi ribuan warga.

Karena itu, masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar Waduk Darma, perlu turut mengambil bagian dalam gerakan ini. Bantuan tidak selalu harus berupa tenaga dalam kegiatan pembersihan. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar waduk, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga aliran sungai yang bermuara ke waduk, serta ikut mengawasi aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem merupakan bentuk kontribusi nyata yang sangat berarti.

Kita juga perlu mendukung langkah pemerintah yang tidak berhenti pada pembersihan sesaat. Rencana kajian untuk menemukan penyebab utama pertumbuhan eceng gondok merupakan langkah penting agar solusi yang dihasilkan tidak bersifat sementara. Persoalan lingkungan harus diselesaikan dari akar masalahnya, bukan hanya membersihkan dampaknya.

Gerakan Garpu Sendok hendaknya menjadi momentum kebangkitan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Jika pemerintah sudah bergerak cepat, maka sudah saatnya masyarakat bergerak bersama.

Waduk Darma yang bersih, indah, dan sehat bukan hanya warisan bagi generasi hari ini, tetapi juga investasi lingkungan bagi anak cucu kita di masa depan.

Oleh: Dadan Satyavadin