Gara-gara Mahasiswa Dipukuli, Para Aktivis Sering Ngumpul

KUNINGAN (Mass) – Sejak terjadinya insiden pemukulan mahasiswa saat dilangsungkan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kuningan, Senin (7/8), suhu Kuningan menaik. Sejumlah aktivis lintas ormas, OKP dan LSM, intens menggelar pertemuan.

Malam Selasa kemarin misalnya, riungan kecil terlihat di area Taman Kota. Ditambah tadi malam (8/8) di Holand Martabak Mayang Catering, riungan serupa terjadi dengan jumlah lebih banyak. Insiden pemukulan mahasiswa menjadi topik utama yang dibahas oleh mereka.

“Kita lagi persiapan aksi untuk besok. Ini merupakan bentuk penyikapan kami atas tindakan anarkis yang menimpa adik-adik mahasiswa,” jawab salah seorang dari mereka, Adang Romadona.

Sementara itu di media sosial, insiden pemukulan mahasiswa masih menjadi trending topic. Berbagai komentar dilontarkan. Ada yang meminta agar DPRD dibubarkan saja, ada pula yang menyayangkan isu penolakan Perppu no 2 tahun 2017 jadi hilang. Permohonan maaf yang diwakili Sekretaris DPRD H Suraja SE MSi pun banyak disesalkan oleh netizen.

Hingga saat ini, belum diperoleh keterangan pasti terkait aksi susulan yang hendak dilancarkan aktivis lintas organisasi. Meski kabar awal, aksi tersebut akan digelar Kamis (10/8) besok, namun belum terdengar adanya fixasi. Hanya saja portal ini mendapatkan kabar, para aktivis HMI Rabu (8/8) siang mendatangi Propam Polres Kuningan. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com