Tak Sekadar Kompetisi, PPMK 2026 Jadi Ruang Ekspresi dan Perekat Solidaritas Mahasiswa Kuningan

BANDUNG (MASS) – Keluarga Mahasiswa Kuningan (KAMUNING) menghadirkan Pekan Perlombaan Mahasiswa Kuningan (PPMK) 2026 sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat solidaritas lintas angkatan. Melalui perluasan konsep kegiatan, PPMK tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas melalui seni dan berbagai aktivitas kebersamaan.

Mengusung tema “Beradu Potensi dalam Ragam Ekspresi, Berpadu Silaturahmi dalam Satu Harmoni”, PPMK 2026 menjadi bentuk pengembangan dari kegiatan sebelumnya yang dikenal sebagai Pekan Olahraga Mahasiswa Kuningan (POMK). Perubahan ini mencerminkan upaya KAMUNING untuk menghadirkan kegiatan yang lebih beragam, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa dengan minat dan kemampuan yang berbeda.

Berbagai perlombaan digelar hingga malam keakraban yang menghadirkan penampilan seni dan berbagai aktivitas untuk membangun kedekatan antar peserta.

Keterlibatan mahasiswa angkatan 2023 hingga 2026 bersama alumni KAMUNING menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini.

Ketua Umum KAMUNING, Syehan Al-Muslim, menilai perluasan konsep PPMK dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan yang selama ini belum banyak tersalurkan, khususnya dalam bidang seni dan kebudayaan.

“Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas seperti ini bisa dimanfaatkan sedemikian rupa ya oleh dulur-dulur semuanya,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).

Harapan itu memperlihatkan bahwa PPMK tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pemenang dalam perlombaan, tetapi juga mendorong mahasiswa agar berani mengembangkan diri dan memanfaatkan ruang yang tersedia untuk berkarya.

Di sisi lain, Ketua Pelaksana, Afda Hizkia, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun materi. Ia juga berterima kasih kepada panitia yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mempersiapkan serta menjalankan rangkaian kegiatan.

Sementara itu, perwakilan Dewan Pembina KAMUNING, Zubair Hafidhuddin, mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpanitia, serta keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung. Ia turut menekankan bahwa semangat kompetisi harus berjalan beriringan dengan sikap sportif dalam menghadapi kemenangan maupun kekalahan.

“Jika nanti ada yang menang, maka menanglah dengan bangga. Dan jika nanti di akhir ada yang kalah, kalahlah dengan kepala yang tegak,” ujarnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa nilai yang ingin dibangun melalui PPMK tidak berhenti pada hasil pertandingan. Sikap saling menghargai, menjaga kebersamaan, dan menerima hasil kompetisi secara dewasa juga menjadi bagian penting dari pengalaman yang diperoleh peserta. (didin)