Sanksi Politik Uang dan Aturan Medsos Paslon di Masa Tenang

KUNINGAN (MASS) – Peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang Pemilihan Kepala Daerah telah sangat jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2OI4 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 … Baca Selengkapnya

Saldiman Kembali Datangi Bawaslu, Ini Perkembangan Kasus Money Politik di Jambar

KUNINGAN (MASS) – Laporan Caleg Demokrat Saldiman Kadir terhadap dugaan money politics di Desa Jambar Kecamatan Nusaherang, memasuki babak lanjutan. Saldiman Kadir, hari Jumat (1/3/2024) ini, kembali menghadap ke kantor Bawaslu Kuningan untuk memberikan klarifikasi, setelah sebelumnya Bawaslu meminta keterangan dari saksi. “Masih klalrifikasi namanya ya. Merunut kembali kejadian di lapangan,” ujarnya di Kantor Bawaslu. … Baca Selengkapnya

Soal Serangan Fajar yang Ketahuan, Ketua Gerindra Nunggu Proses Bawaslu

KUNINGAN (MASS) – Soal dugaan serangan fajar yang terjadi di Desa Kadatuan Kecamatan Garawangi, Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, H Dede Ismail angkat bicara. “Kita menunggu proses bawaslu. Kan itu di videonya (video yang viral, red) juga gak ada stiker dan uang. Kita juga belum melakukan klarifikasi ke bawaslu,” ujar Deis via sambungan seluler, Kamis … Baca Selengkapnya

Bawaslu Panggil Ketua Golkar

KUNINGAN (MASS) – Rabu (24/4/2019) pagi menjelang siang, Ketua DPD Partai Golkar Kuningan, H Yudi Budiana berada di kantor Bawaslu Kuningan. Kehadiran caleg dapil 3 tersebut guna memenuhi panggilan lembaga pengawas pemilu. “Kami mengundang pak Yudi untuk klarifikasi saksi kasus dugaan politik uang di Desa Cipicung Kecamatan Ciawigebang. Jadi beliau ini sebagai saksi,” sebut Ketua … Baca Selengkapnya

Bagi-bagi Amplop Dihari Tenang, Pengawas Pemilu Kemana?

KUNINGAN (MASS) – Seorang tokoh muda sekaligus caleg dapil 2, Ade Aspandi menemukan fenomena bagi-bagi amplop pada masa tenang di lapangan. Namun sejauh ini tidak ada formula baru yang efektif dalam menekan praktek tersebut. “Bagi-bagi amplop itu namanya money politics. Tapi menindak praktek seperti itu tidak cukup hanya sekadar deklarasi-deklarasi atau nempel pamflet tentang pasal-pasal,” … Baca Selengkapnya

Kasus Politik Uang dan Broadcast Ditindaklanjuti Pasca Pencoblosan

KUNINGAN (MASS) – Kasus dugaan politik uang dimasa tenang yang terjadi di Desa Muncangela Kecamatan Cipicung kelihatannya bakal ditindaklanjuti pasca pencoblosan. Begitu pula kasus broadcast whatsApp ajakan memilih caleg DPR RI. “Untuk kasus politik uang, baru tadi laporannya berikut saksi-saksinya. Nanti kita lanjutkan pasca pencoblosan. Sekarang masih tahap kajian dan besok kita memasuki hari H,” … Baca Selengkapnya

Warga Muncangela Laporkan Kasus Politik Uang ke Bawaslu

CIPICUNG (MASS) – Kasus politik uang terjadi di Desa Muncangela Kecamatan Cipicung pada masa tenang. Sejumlah warga diberikan amplop berisi uang oleh tim caleg DPRD Kuningan. Uang yang diterima pelapor senilai Rp25 ribu. “Iya betul tadi kami menerima laporan dugaan praktik politik uang. Pelapornya warga Muncangela dengan memberikan buktinya, bahkan termasuk saksi,” ungkap Ketua Bawaslu … Baca Selengkapnya

Jangan Cuma Satu Paslon Yang Diawasi, Paslon Lain Dibiarkan!

KUNINGAN (MASS) – Selain membeberkan kronologis kasus money politics yang mendera Misbah (56), Ketua Setgab Paslon Dudy-Udin, H Yudi Budiana SH meminta Panwaslu bekerja professional. Dia menegaskan, jangan hanya satu paslon saja yang diawasi sedangkan paslon lainnya dibiarkan. “Untuk kasus pak Misbah, panwas tidak melakukan klarifikasi kepada saya selaku ketua setgab. Padahal kegiatan di Karangsari … Baca Selengkapnya

Yudi Buka-bukaan Soal Kasus Money Politics Misbah

KUNINGAN (MASS) – Lantaran putusan sudah inkrah, H Yudi Budiana SH selaku ketua Timses Paslon Dudy-Udin berani buka-bukaan soal kasus money politics yang membuat Misbah (56) dipenjara. Hal ini diungkapkannya agar dapat dipahami seluruh masyarakat Kuningan. Ia mencium adanya konspirasi dibalik jeratan kasus tersebut. Tujuannya pelemahan paslon nomor urut 2, pasangan H Dudy Pamuji dan … Baca Selengkapnya

Tukang Ojek Terbukti Bersalah, Siapa Penyandang Dananya?

KUNINGAN (MASS) – Putusan hasil banding Pengadilan Tinggi Bandung terkait perkara money politics yang melibatkan MB (56), masih mengundang kepenasaranan beberapa pihak. Mereka merasa penasaran siapa penyandang dana pria yang beprofesi sebagai tukang ojek tersebut. Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Adhyaksa Darma Yuliano SH MH saat dikonfirmasi menegaskan pihaknya hanya bersifat menjalankan putusan majelis hakim PT … Baca Selengkapnya