Kesulitan Guru dalam Memahami dan Mengimplementasikan Pembelajaran Berdiferensiasi serta Asesmen Diagnostik pada Kurikulum Merdeka

KUNINGAN (MASS) – Guru mengalami kesulitan dengan disahkannya kurikulum merdeka, bukan hanya guru saja tetapi saya sebagai siswa nya pun merasa kesulitan dengan kurikulum merdeka. Dengan adanya kurikulum merdeka ini fokus guru menjadi terbagi 2 dan selain itu juga guru dituntut untuk bisa memahaminya hal ini bukanlah hal yang mudah di lakukan karena guru juga … Baca Selengkapnya

Gelar Karya, Siswa SMPN 2 Jalaksana Pamerkan Kreatifitas

KUNINGAN (MASS) – Kreasi siswa SMPN 2 Jalaksana nampak dalam pameran Gelar Karya yang dilakukan di lingkungan sekolah baru-baru ini. Para pelajar itu, memamerkan kreatifitasnya mulai dari penampilan seni, Bazar, Fashion Show daur ulang, serta pameran mata pelajaran IPA, IPS, Seni Rupa dan Prakarya, serta Bimbingan Konseling. Gelar Karya ini, dilakukan pihak sekolah sebagai implementasi … Baca Selengkapnya

Baru 3 MI Terapkan Kurikulum Merdeka di Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Dari 94 Madrasah Ibtidaiyyah (MI) di Kabupaten Kuningan, baru 3 madrasah yang menerapkan Kurikulum Merdeka, yakni MIN 6 Kuningan, MI Alfalah Cigarukgak Ciawigebang dan MI Wadi Sofia Legok Cidahu. Hal itu disampaikan Ketua KKMI (Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyyah) Kuningan, Syaeful Karim Amrulloh MPd, Rabu (27/7/2022) siang kemarin. Syaeful mengatakan hal tersebut di … Baca Selengkapnya

Kunjungi TK Al Ghifari, BBPMP Jawa Barat Pantau Penerapan Implementasi Kurrikulum Merdeka

KUNINGAN (MASS) – Pada Jumat (22/7/2022) kemarin, TK Alam Al Ghifari Pasapen Kuningan dikunjungi Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kunjungan itu, dilakukan ke sekolah TK Al Ghifari yang menerapkan Implementasi Kurrikulum Merdeka (IKM) secara mandiri. Kunjungan itu, diawali dengan audiensi bersama Pemkab Kuningan pada hari sebelumnya. Adapun, kedatangan BBPMP Jawa Barat ke … Baca Selengkapnya

Gerakan Literasi Dalam Kurikulum Merdeka

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 telah menyadari pentingnya penumbuhan karakter peserta didik melalui kebijakan membaca selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Dalam hal sadar literasi guna meningkatkan sistem pendidikan dan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, salah satu upaya yang dilakukan pemerinth adalah menggalakkan budaya literasi (membaca dan menulis).  Selain … Baca Selengkapnya