Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Surat Cinta Untuk Sekda Dian

KUNINGAN (MASS) – Seiring bergulirnya pilkada 2024 di Kabupaten Kuningan kian hari kian terlihat geliat politik yang mulai memanas. Namun perlu dicermati bersama kesadaran akan pendidikan politik kepada masyarakat sepatutnya mempertontonkan kedewasaan berpolitik.

Banyak hal yang memang perlu dijadikan landasan berfikir bersama, ketika kepastian dalam setiap langkah politik yang dilakukan oleh Sekda yakni Dian Rachmat Yanuar tentu publik menunggu kejelasannya. Ditambah isu kendaraan politik sekda dari golkar dan baligho pernyataan calon bupati yang banyak bertebaran dirasa tidak adil.

Mengapa demikian, Sekda memiliki peran vital dalam pemerintahan. Secara normatif Sekda mempunyai fungsi mengevaluasi, memantau, mengorganisasi, inspirasi dan lainnya. Fungsi normatif itulah yang bisa membuat sekda secara politik diuntungkan.

Namun tak ada langkah secara tegas memutuskan untuk mundur. Alasannya, tak melanggar undang-undang sebab masih penjajakan.

Menurut UU Nomor 20 Tahun 2023 pasal 56, pejabat pimpinan tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama yang akan mencalonkan diri menjadi gubernur dan wakil gubernur, bupati atau wali kota, dan wakil bupati atau wakil wali kota wajib menyatakan pengunduran diri secara tertulis dari PNS sejak ditetapkan sebagai calon.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Artinya, memang saat ini secara hukum Sekda Dian tidak melanggar undang-undang. Sebab, pak Dian belum ditetapkan sebagai calon kepala daerah.

Tetapi Pilkada ini adalah ruang politik, tetunya pendidikan politik yang baik harus diberikan kepada masyarakat, tidak hanya mementingkan keuntungan pribadi saja. Jadi, dalam pengamatan saya, secara etika politik itu tidak pantas, baiknya mundur dulu.

Hari ini civil society tidak hanya fokus mengawasi hasil perolehan suara, tapi juga prosesnya. Sebab malapraktik pemilu prinsipnya dapat terjadi pada tiga variabel, yakni manipulasi aturan pemilu, manipulasi pemilih, dan manipulasi suara.

Masyarakat harus tahu bahwa ada pengaturan berbeda antara Pemilu dan Pilkada. Undang-Undang Pilkada jauh lebih progresif dibandingkan Undang-Undang Pemilu dikarenakan perbedaan aturan tentang politisasi ASN sebagai tindak pidana. Pada Undang-Undang Pemilu, politisasi ASN hanya dikategorikan sebatas pelanggaran administratif dan etik.

Pada prinsip nya, saya hanya mengingatkan kepada pak Sekda agar dapat melepaskan kepentingan  pribadi demi kepentingan masyarakat secara luas dan mampu memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat Kuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Oleh: Mohamad Imammubin Nugraha, mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Incident

KUNINGAN (MASS) – Pagi ini, Kamis (25/7/2024) menjelang waktu subuh, warga Kabupaten Kuningan dikejutkan dengan adanya getaran gempa yang dirasakan di beberapa titik, sekitar...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Satu unit mobil Pick Up jenis L300 warna hitam dengan No Pol E 8359 YJ milik BUMDes Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur,...

Culinary

KUNINGAN (MASS) – Delapan mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University di Desa Trijaya Kecamatan Mandirancan, bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan...

Education

KUNINGAN (MASS) – Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAI Kuningan menggelar acara pentas seni di aula STAI Kuningan, Selasa (25/7/2024). Pentas seni...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Merebaknya judi online di kalangan masyarakat, membuat banyak pihak resah. Pasalnya, sudah banyak korban judi online, baik itu masyarakat umum, maupun...

Headline

KUNINGAN (MASS) –  Jalan nasional yang menghubungkan  Kabupaten Kuningan dan Majalengka mulai hari ini, Selasa (23/7/2024) ditutup. Jalan yang sempat terdampak longsor beberapa waktu...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Bingung cari aqiqah dan qurban kambing dimana? Hima Farm (kandang kambing) terbaik di Kuningan menawarkan paketan kambing guling yang nikmat dan...

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Area Cisantana Kabupaten Kuningan menjadi salah satu wilayah yang mempunyai banyak sekali tempat nongkrong. Mulai dari yang mengusung konsep alam dengan...

Religious

KUNINGAN (MASS) – M Syahru Assabana atau yang dikenal dengan sapaan Arul, terpilih sebagai Ketua Umum pertama GP Ansor PAC Kecamatan Pasawahan. Hasil itu...

Social Culture

KUNINGAN (MASS) – Di Desa Citapen Kecamatan Japara, sebuah tradisi seni yang dikenal sebagai Genjring Rudat masih hidup dan berkembang hingga kini. Tradisi ini...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Bawaslu Kabupaten Kuningan meluncurkan Kampung Pengawasan Partisipatif di Desa Dukuhbadag, Kecamatan Cibingbin, Minggu (21/7/2024). Program ini merupakan bagian dari sosialisasi pengawasan...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kuningan baru saja menggelar KOPDARDA (Raker), Minggu (21/7/2024) kemarin di Lereng Seduh Cisantana. Kegiatan Kopdar ini,...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Masih musim panen, harga bawang merah di pasaran terpantau terus menurun. Bahkan hari ini, Senin (22/7/2024), harganya Rp 20ribu/kg. Selain harga...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan akan mengundang ribuan anak untuk berjamaah shalat shubuh di Masjid Agung Syiarul Islam Kuningan...

Business

KUNINGAN (MASS) – Bakal calon Bupati Kuningan dari PKS Dr Alfan Syafii menghadiri Workshop Jaminan Produk Halal yang diselenggarakan di Gedung Sabilulungan, Minggu (21/7/2024)...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ketua Harian Satgas Jabar Putih PKS Jawa Barat Akbar Zulfikar datang ke DPD PKS Kabupaten Kuningan untuk memastikan mesin partai dan...

Business

KUNINGAN (MASS) – Biasanya kita mendengar kerugian Negara itu akibat adanya korupsi dan suap kini lain halnya. Angka 84,7 Triliun merupakan angka yang sangat...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Meluapnya air dari gorong-gorong di Jalan SIliwangi Kuninga, tak jauh dari kantor BJB Kuningan, membuat petugas UPT Damkar Satpol PP Kuningan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kemarahan warga Grand Amelia yang berada di Desa Kedungarum Kuningan, kembali meluap. Bahkan, warga kembali melakukan penyegelan proyek pembangunan yang dikerjakan...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan baru saja menggelar rakor, rapat koordinasi, Sabtu (20/7/2024) pagi. Kegiatan diikuti perwakilan MUI dari 32...

Education

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah mahasiswa dari kelolmpok KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan dan Universitas Majalengka di Desa Singkup Kecamatan Japara, menginisiasi penanaman pohon dalam kegiatan...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di perbatasan wilayah Cirebon – Kuningan, tak jauh dari Tugu Ikan Sampora Kecamatan Cilimus, Jumat (19/7/2024)...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sekda Kabupaten Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar M Si resmi memilih jalur politik sebagai jalan perjuangan dan pengabdiannya untuk Kabupaten Kuningan....

Religious

KUNINGAN (MASS) – Muharroman atau peringatan bulan Muharram, tahun baru hijriah, dirayakan dengan berbagai peringatan terutama bagi umat muslim. Namun, warga Desa Rajadanu Kecamatan...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Pertanian di lahan sempit menggunakan hidroponik dan polybag di Desa Paninggaran Kecamatan Darma jadi salah satu lokasi yang diexplore mahasiswa KKN...

Sport

KUNINGAN (MASS) – Pasca masuk ke Stadion Mashud Wisnusaputra ditarif Rp 5000,-, kini lapangan sepakbola itu direnovasi. Teranyar, perkembangan pengerjaan proyek renovasi Stadion Mashud...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Hidup seorang diri di rumah yang tak layak, Nenek Sarniti (84) warga Kampung Patapan Dusun Pahing Desa Sukadana Kecamatan Ciawigebang jadi...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Desa Sindangbarang Kecamatan Jalaksana, Kamis (18/7/2024) pagi ini sekitar pukul 03.30 WIB....

Advertisement