Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Education

Soal Santri Yang Meninggal Dunia; Pj Bupati Ingatkan Harus Sensitif, Sebut Jitak-jitakan Bullying Versi Kecil

KUNINGAN (MASS) – Pj Bupati Kuningan Raden Iip Hidajat mengaku prihatin atas berita duka soal aksi kekerasan yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan belakangan ini. Raden Iip, kemudian berpesan di depan para penggerak Pramuka untuk jadi pionor agar aksi bullying tidak terjadi di lingkungan sekolah.

Ia menegaskan, praktek bullying itu tidak boleh terjadi. Ia berpesan pada penggerak Pramuka yang notabene para pengajar, harus menjadi motor untuk menjauhkan dari praktek tersebut. Caranya, “kakak-kakak” Pramuka harus melibatkan “adik-adik”(anak didik) nya. Karena memang, tidak mungkin para pengajar bisa mengetahui detail dengan keadaan pelajar.

“Sinyal seperti apapun harus didengar, misalkan ada nu ditekean (jitak-jitakan, red), nah eta teh kecil-kecilna, bahasa akademisnya bully, perundungan,” kata Pj Bupati, Jumat (8/12/2023) kemarin.

Praktek menjitak itu, bisa juga membawa pada perlawanan dan berakhir perkelahian. Dan saat ada yang celaka, pihak sekolah lah yang menanggung tanggung jawab.

“Jadi saya minta kepada semua temen-temen Pramuka, Kwartir ranting cabang menjadi garda terdepan untuk menjadi yang memotivasi (untuk tidak bully). Saya ingin Kwarcab serta rengrengan (jajaran, red) ke bawah harus jadi pelopor anti bully,” pesannya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kunjungannya ke Gerakan Pramuka Kwarcab Kuningan itu, Raden Iip menegaskan kedepan tidak boleh lagi ada yang namanya bullying di Kabupaten Kuningan.

Soal antisipasi kedepan, Iip mengaku pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi seperti yang dilakukan saat kunjungan. Pemda, lanjutnya, juga sudah menyusun Satgas anti bully, dan itu akan efektifkan. Adapun yang sudah terjadi kenapa ada celah, itu akan ditinjau kembali.

“Kita prihatin sudah terjadi dan menjadi jadi isu nasional, kita tidak ingin itu terjadi lagi,” tegasnya.

Adapun soal seorang santri meninggal dunia karena aksi pengeroyokan sesama, Pj Bupati menyerahkan hal itu ke penegak hokum karena memang polisi sudah turun tangan.

“Itu kan sudah jlas polisi turun tangan, kenapa? karena ada nyawa yang hilang. Urusan itu sudah urusan hukum kita serahkan saja,” ujar Raden Iip. (eki/deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dikritik karena dinilai berstatment politis soal pemindahan Kanor Bupati ke KIC berlatar belakang temuan BPK, Pj Bupati Kuningan Raden Iip Hidayat...

Education

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 75 mahasiswa baru asal Kuningan yang kuliah di Cirebon, mengikuti kegiatan OAB – IMK (Orientasi Anggota Baru Ikatan Mahasiswa Kuningan)...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Mendaki Gunung Ciremai jadi pilihan banyak orang untuk merayakan tahun baru 2024. Bukan hanya masyarakat biasa, Pj Bupati Kuningan Raden Iip...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pelaksanaan pengadaan dan pemasangan PJU dalam program Kuningan Caang, tak akan dibayar penuh jika pengerjaanya tak selesai, atau ada kerusakan/komplein, atau...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Ketika seorang Rd. Iip Hidajat mengucapkan sumpah saat dilantik sebagai Pj Bupati Kuningan untuk mengisi kekosongan pasca lengsernya duet Acep-Edo pada...

Government

KUNINGAN (MASS) – Dipilihnya Dr H Raden Iip Hidajat MPd sebagai Pj Bupati Kuningan, menggeser para pejabat putra daerah, mendapat sorotan. Terutama setelah diketahui...

Government

KUNINGAN (MASS) – Ditunjuknya Dr Drs H Raden Iip Hidajat M.Pd sebagai Pj Bupati Kuningan, menuai respon banyak pihak. Selain banyak yang terkejut karena...

Government

KUNINGAN (MASS) – Teka-teki siap yang akan menggantikan Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH sebagai pucuk pimpinan pemerintahan Kabupaten Kuningan, terjawab. Dalam surat...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dari tiga nominator Pj Bupati, mulai dari Indra Purnama MSi, Dr H A Taufik Rohman dan Dr H Deni Hamdani, yang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Berbeda dengan Fraksi Golkar, PPP dan PKS, khusus untuk Fraksi Demokrat dan PAN terkesan cuek merespon polemik usulan calon Pj Bupati....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kuningan, bersilaturahim kerumah Sekda Kuningan, DR. H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si, Minggu (20/11/2023). Kunjungan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Bukan hanya dalam pelaksanaan mutasi dadakan dan terbatas, pada proses pengusulan calon Pj Bupati pun dinilai terkandung Drakor (Drama Korea). Penilaian...

Government

KUNINGAN (MASS) – Bupati Acep Purnama sendiri mengaku tidak kenal sosok bernama Indra Purnama (pejabat kemendagri), yang diusulkan menjadi salah satu calon Pj Bupati...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pengusulan tiga nama Calon Pj (Penjabat) Bupati Kuningan oleh DPRD, terindikasi tanpa melibatkan seluruh fraksi yang ada di lembaga tersebut. Tak...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Meski tidak masuk daftar calon Pj Bupati usulan Ketua DPRD Kuningan, salah seorang Kader PKB, Susanto, meminta agar Sekda Dr H...

Government

KUNINGAN (MASS) – Mendengar namanya diajukan untuk menjadi salah satu calon Pj Bupati, Dr A Taufik Rohman yang kini menjabat kepala BPKAD tidak memperlihatkan...

Government

KUNINGAN (MASS) – Sekda Kabupaten Kuningan Dr Dian Rahmat Yanuar M Si, nampak tetap ceria meski tak diusulkan jadi Pj Bupati oleh DPRD Kabupaten...

Government

KUNINGAN (MASS) – Pengusulan 3 nama calon Pj Bupati Kuningan untuk mengisi kekosongan pasca lengsernya Acep-Ridho pada 4 Desember 2024 mendatang, jadi sorotan. Pasalnya,...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Selasa tanggal 13 Juni 2023 bertempat di Gedung DPRD, Pansus Tunda Bayar APBD Kuningan tahun 2022 menyerahkan 13 Rekomendasi kepada Bupati...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – DPRD Kabupaten Kuningan pada tanggal 26 Oktober 2023 telah menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengumuman Usulan Pemberhentian Bupati Kuningan masa jabatan...

Government

KUNINGAN (MASS) – Pada Bulan Desember 2023 mendatang, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Acep-Ridho, bakal lengser dari jabatannya. Nantinya, kekosongan jabatan Bupati tersebut, akan diisi...

Advertisement