KUNINGAN (MASS) – Warung kopi di Jalan Raya Syeh Manglayang, Desa Kadugede, mendadak berubah tegang pada Kamis malam (2/4/2026). Sang pemilik warung, Gilbert (45) dikejutkan dengan kehadiran tamu tak diundang berupa seekor ular yang menempel di dinding area dapur belakang rumahnya sekitar pukul 20.10 WIB.
Kejadian bermula saat Gilbert sedang asyik memasak. Tanpa sengaja, pandangannya tertuju pada ular yang merayap di dinding. Mengingat rumahnya juga difungsikan sebagai warung kopi (Warkop) yang sering dikunjungi pelanggan, ia merasa khawatir ular tersebut dapat membahayakan penghuni rumah maupun para pengunjung yang sedang bersantai.
“Lagi masak tiba-tiba ada ular di dinding rumah, daripada membahayakan, saya coba labor damkar,” tuturnya salam laporan.
Tanpa membuang waktu, Gilbert langsung menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan. Laporan tersebut direspons dengan sangat cepat oleh petugas. Hanya berselang lima menit setelah laporan masuk, tim piket dari Regu 3 langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, menjelaskan tindakan evakuasi ini merupakan bagian dari tugas pelayanan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan ketentraman umum. Petugas tiba di lokasi pada pukul 20.23 WIB dan langsung melakukan penyisiran di area dapur yang dilaporkan oleh pemilik rumah.
“Dasar dari pelanganas ini adalah Perda Kabupaten Kuningan Nomor 3 Tahun 2018 perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 3 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman,” tuturnya.
Proses penangkapan berlangsung cukup singkat dan dramatis. Tiga anggota pemadam kebakaran yang bertugas berhasil mengamankan ular jenis lanang sapi dengan panjang sekitar satu meter. Berbekal keahlian dan peralatan yang memadai, ular tersebut berhasil dievakuasi hanya dalam waktu sekitar 10 menit tanpa menimbulkan cedera pada penghuni maupun petugas.
“Dalam waktu 10 menitan ular berhasil diamankan anggota regu tanpa hambatan berarti,” tambahnya.
Andri Arga Kusuma menegaskan evakuasi ini sangat penting dilakukan. Jika ular tersebut dibiarkan, dikhawatirkan akan masuk ke area utama warung kopi dan memicu kepanikan atau bahkan melukai seseorang. Jenis ular lanang sapi memang sering ditemukan di sekitar pemukiman, namun tetap memerlukan penanganan khusus agar tidak membahayakan.
“Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, memberikan wewangian di sudut-sudut ruangan yang lembap, serta menutup lubang-lubang kecil yang berpotensi menjadi jalan masuk bagi hewan melata,” sarannya. (raqib)
















