BANDUNG (MASS) – Harapan Persib Bandung untuk meraih poin penuh di hadapan bobotoh harus pupus. Dalam laga lanjutan pekan ke-29 BRI Super League yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026) malam, Maung Bandung terpaksa berbagi angka setelah ditahan imbang Arema FC dengan skor kacamata 0-0.
Pertandingan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini sebenarnya menjadi peluang emas bagi Persib untuk memperlebar jarak poin di klasemen dengan pesaing terdekatnya, Borneo FC. Namun, ketangguhan barisan pertahanan Arema FC membuat segala upaya serangan yang dibangun anak-anak Bandung seolah membentur tembok tebal sepanjang 90 menit pertandingan.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya pertandingan. Berkali-kali pemain depan Persib merangsek ke area kotak penalti, namun penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat tidak ada satupun gol yang tercipta.
Memasuki babak kedua, kendali permainan masih sepenuhnya berada di tangan Persib. Berbagai peluang emas hingga umpan-umpan matang di depan gawang lawan berhasil diciptakan. Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak pada Maung Bandung.
Jika melihat statistik pertandingan, dominasi Persib Bandung memang terlihat dengan mencatatkan penguasaan bola mencapai 65%, jauh meninggalkan Arema FC yang hanya 35%. Dari sisi agresivitas, Persib melepaskan sebanyak 29 tembakan ke arah gawang, sementara Arema FC hanya mampu mengancam sebanyak 6 kali saja.
Akurasi operan antar pemain Persib juga sangat menonjol dengan total 531 operan sukses, berbanding 311 operan dari tim tamu. Namun, statistik yang mentereng tersebut nyatanya tidak cukup untuk mengubah papan skor. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor tetap bertahan imbang 0-0 untuk kedua tim.
Salah satu bobotoh asal Kuningan, Aris menilai pertandingan semalam memang murni faktor keberuntungan yang belum memihak. “Banyak sekali peluang yang tercipta, tapi memang bukan harinya Persib aja karena tidak ada yang berbuah gol,” ujarnya Sabtu (25/4/2026).
Meski kini jarak dengan Borneo FC hanya terpaut dua poin saja, ia tetap menaruh optimisme tinggi pada tim kebanggannya. Ia yakin kegagalan meraih poin penuh di pekan ini akan dibayar tuntas pada laga-laga berikutnya.
“Hasil imbang ini menjadi evaluasi penting bagi jajaran pelatih Persib, terutama dalam mempertajam lini serang agar lebih efektif dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun dan fokus ke pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. (raqib)