Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politik

Realitas Pilkada Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Seharusnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, baik di tingkat provinsi dan kabupaten kota semestinya harus meriah dari jauh-jauh hari. Dan para bakal calon harus membuka luas ide serta gagasan demi kemajuan di masing-masing daerah pemilihan termasuk di Kabupaten Kuningan.

Hal itulah yang disampaikan Ketua HMI Kuningan Eka Kasmarandana. Menurutnya, momentum Pilkada tidak cukup jika hanya dipahami untuk mencari pemimpin baru dan menggantikan pemimpin lama, lebih dari itu, Pilkada juga bagian untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan sebelumnya.

“Apalagi terlepas dari hal tadi bahwasanya kondisi Kuningan saat ini sedang tidak baik-baik saja. Banyak PR yang harus di kerjakan untuk membenahi  Kuningan yang lebih baik lagi,” ungkapnya, baru-baru ini.

Ia mengatakan, beberapa sosok sampai hari ini masih belum memberanikan dirinya untuk muncul secara lugas dan menyampaikan visi misi nya di permukaan publik/rakyat dan menyatakan diri untuk maju menjadi kandidat sebagai langkah awal. Eka menjulukinya sebagai calon yang masih ‘malu-malu kucing’.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Bahwa segala sesuatu mesti dipersiapkan se-dari awal dan dengan matang berdasarkan berbagai macam perhitungan serta pertimbangan. Dengan menggunakan pendekatan seperti ini, pada saat sekarang sudah saatnya bagi siapa yang meniatkan dirinya untuk maju dan mencalonkan diri sebagai kandidat pemimpin daerah di Kabupaten Kuningan harus keluar dan muncul dipermukaan, agar bisa diketahui masyarakat,” kata Eka.

Menjelang gelaran pesta demokrasi khususnya di Kabupaten Kuningan, lanjutnya, banyak kalangan termasuk tim yang berada dilingkaran para kandidat tertentu, saat ini pasti lagi kasak-kusuk serta tengak-tengok kesana kemari.

“Mereka terus berlomba mencari dan berusaha mengawinkan antar kandidat tertentu. Jadi, sebenarnya, sebelum masuk di kontestasi resmi, sudah muncul kompetisi yang tak kalah menarik perhatian. Dari sinilah kita akan menemukan makna sebenarnya, arti kata politik sejati itu tak ada kawan maupun lawan. Karena yang terjadi hanyalah sebuah kepentingan semata,” sebutnya.

“Sayangnya, sejumlah tokoh atau kandidat yang sudah digadang-gadang, semuanya masih malu-malu kucing. Tapi gak semua sih. Banyak juga yang udah Pede (percaya diri). Berharap, ada momentum yang tepat untuk masuk dan bisa tampil dihati masyarakat. Ada yang kapasitasnya mewakili anak muda, ada kalangan pekerja birokrasi, ada dokter dan juga bos/ pengusaha. Tetapi, sepertinya semua itu baru sebatas ‘jualan politik’ yang memang punya cukup peluang sebagai kandidat alternative,” imbuhnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski begitu, masih kata Eka, Pilkada ini bukan hanya jualan popularitas, elektabilitas, serta isi tas saja yang diutamakan, tapi ada juga ide gagasan. Dan yang terpenting, tegas Eka, yang harus dimiliki para calon Pilkada adalah kualitas. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Desa

KUNINGAN (MASS) – Di tengah wacana pembangunan desa yang kerap terjebak pada retorika program dan janji penataan, pemuda Desa Silebu, Kecamatan Pancalang justru menunjukkan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Candrika Adhiyasa, ahli lingkungan sekaligus konsultan lingkungan asal Kuningan, menyatakan pentingnya kepastian regulasi dalam penyadapan getah pinus di lereng Gunung Ciremai....

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Sosialisasi pembangunan kandang ayam oleh PT New Hope Indonesia pada Rabu (18/2/2026) di aula balai Desa Cihirup menjadi tempat. Dalam sosialisasi...

Desa

KUNINGAN (MASS) – IRMAS Jami Al Huda Desa Pakembangan Kecamatan Mandirancan, menggelar kegiatan Ramadhan Fair sepanjang bulan puasa tahun 2026 ini. Ramadhan Fair aendiri...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Lahir dan besar di Kabupaten Kuningan, da’i muda Jawa Barat ini bakal tampil ajang dakwah di TV nasional, AKSI (Akademi Sahur...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR) yang dirilis baru-baru ini, angka ketidakpuasan masyarakat ke kinerja aparat desa di Kabupaten Kuningan ternyata cukup...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Negara hukum (Rechtstaat) bukan sekadar negara yang memiliki aturan, melainkan negara yang mampu mendistribusikan keadilan secara proporsional. Dalam APBN 2026, pemerintah...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR), lembaga penelitian asal Kabupaten Kuningan, menunjukkan respon terhadap program MBG, belum meyakinkan. Pasalnya, meski lebih dari...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pendopo Kabupaten Kuningan kembali didatangi massa aksi, Jumat sore (20/2/2026). Aksi itu digelar sebagai bentuk refleksi satu tahun kinerja Bupati Kuningan....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Lama tak terdengar, publik belum tahu bagaimana dan siapa yang akan menakhodai Baznas Kabupaten Kuningan. Kita sekarang sudah di bulan ramadhan,...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Di tengah dinamika kehidupan generasi muda, Nur Aisya Kilat Banyu yang kerap disapa Eca kini berusia 20 tahun dan sedang aktif...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Cipicung, Kecamatan Cipicung, pada Kamis (19/2/2026), sore. Insiden...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kuningan angkat bicara perihal skema rekrutmen “relawan” dalam Program Makan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Per akhir tahun 2025 kemarin, ada 40 organisasi kepemudaan yang aktif, dengan anggota berusia antara 16 hingga 30 tahun. Jumlah anggota...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Disebut-sebut aebagai yang paling diberi fasilitas oleh Waduk Darma sehingga menimbulkan gejolak diantara desa penyangga, Kepala Desa Jagara Umar Hidayat tenang...

Regional

KUNINGAN (MASS) – Manajer Waduk Darma Fivih Handayani selaku perpanjangan tangan dari PT Jaswita, badan usaha milik Pemprov Jawa Barat, mengaku berterima kasih dan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan mahasiswa menyambut bulan suci Ramadhan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya Kuningan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Refleksi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diwarnai dengan pesan kuat tentang pentingnya menjaga nalar kritis di tengah...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Natia, mahasiswi jurusan Akuntansi Syariah di UIN Syekh Nurjati Cirebon, baru-baru ini mendapatkan menyabet gelar Duta Baca Favorit Kabupaten Kuningan tahun...

Religi

KUNINGAN (MASS) –  Umat Muslim di Kabupaten Kuningan mulai mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan dengan memperhatikan jadwal imsak dan waktu berbuka puasa...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi polemik rencana pembangunan tower di Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, pihak kontraktor memberikan klarifikasi atas sejumlah tudingan yang beredar...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Program-program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan selama satu tahun kepemimpinannya, dinilai cenderung positif oleh masyarakat. Setidaknya hal itulah yang dikatakan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Perkumpulan AKAR menggelar aksi solidaritas di Taman Dahlia, depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (18/2/2026) sore ini. Aksi itu diikuti komunitas penggiat...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Masyarakat sekitar pembangunan tower di Desa Bojong Kecamatan Kecamatan Cilimus memilih mendatangi balai desa pada Rabu (18/02/2026) pagi ini. Mereka datang...