Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Pimpinan Panggil Eksekutif Bahas Jalan Lingkar Timur Selatan, Yudi: Baca Lagi Tatibnya!

KUNINGAN (MASS) – Pemanggilan eksekutif oleh pimpinan DPRD justru menuai kritik dari anggota komisi 3 DPRD Kabpaten Kuningan, H Yudi Budiana S H (F-Golkar).

Dirinya menyebut, untuk urusan rencana pembangunan jalan lingkar timur selatan, harusnya diolah terlebih dahulu oleh komisi 3 sebagai mitra kerja, tidak diserobot oleh pimpinan.

“Kemarin juga pimpinan mengundang (eksekutif membahas soal rencana tersebut), padahal belum dikaji secara utuh oleh komisi 3,” ujarnya, Senin (31/10/2022) kemarin.

Kala ditanya apakah pimpinan sudah opset, Yudi mengatakan idealnya dibahas secara teknis oleh komisi 3 terlebih dahulu, bukan dipanggil langsung oleh pimpinan.

“Dan ya mohon maaf, harus dibaca lagi tugas dan kewenangan pimpinan seperti apa, ada gak pimpinan untuk bisa mengundang dinas-dinas? Terlebih yang diundang pimpinan komisi 3, padahal (rapatnya) ada BPKAD, Bappeda, Inspektorat (ranah komisi 1),” ujarnya sembari mengingatkan Tata Tertib (Tatib) DPRD.

Yudi merasa heran, ada komisi tapi harus langsung ditangani oleh pimpinan. Dirinya mempertanyakan, kalo seperti itu caranya, untuk apa ada komisi.

“(Kan ada koordinator di pimpinan DPRD ? red) Kembali ke tatibnya aja,” tegasnya lagi.

Yudi mengatakan, harusnya pimpinan memfasilitasi kalo rapatnya melibatkan lintas komisi. Saat ini, pimpinan terlalu dini menarik persoalan tersebut di tingkat rapim.

Sebelumnya, politisi Golkar itu mengatakan pihaknya sudah melakukan pembahasan internal d komisi 3. Hal itu, dilakukannya karena adanya simpang siur informasi terutama perihal mata anggaranya.

Selain mata anggaran, lanjutnya. yang banyak jadi pertanyaanya adalah bantuan keuangan dari pusat untuk pembangunan jalannya. Sudah ada komunikasi ke pusat atau belum ?

“Kita akan dalami lagi di komisi 3,” ujarnya tegas.

Nantinya, masih kata Yudi, ada kemungkinan terkait teknis anggaran, akan kerjasama dengan komisi 1. Sehingga ada gabungan antara komisi 1 dan komisi 3 DPRD. Hal itu, lanjut Yudi, karena ada kaitannya dengan aspek penganggaran (ranah komisi 1).

“Ada yang menginformasikan seolah dewan tidak tahu, masa tidak tahu sih,” ujarnya menanggapi rumor yang berkembang.

Saat ditanya dengan kondisi seperti ini apakah harus ada Pansus (panitia khusus), Yudi menyebut belum perlu. Sementara bisa dibahas di komisi, nanti kalo hasilnya memang dipandang perlu Pansus, kata Yudi, ya Pansus.

“Dulu ada kunjungan (DPRD) ke pemerintah pusat, kita ngambil ke Bina Marga, kita ketemu direktoratnya. Ada beberapa informasi yang sudah tersampaikan di komisi 3,” jawabnya.

Hasil dari kementrian itu, lanjutnya, menyebutkan kecil kemungkinan jalan baru lingkar timur selatan dibangun di tahun 2023. Dan itu juga yang membuat pohaknya kaget.

“Kita kaget dari komisi 3, kok kita sudah menganggarkan, (padahal) tidak akan dibangun 2023. Kita laporkan (hadil itu) ke pimpinan,” tuturnya.

Harusnya, setelah itu pimpinan memberi disposisi untuk dalami ini kelada komisi. Bukan menariknya langsung. Hal itu jugalah yang jadi alasan komisi 3 belum ada rapat yang terbuka ke media massa.

“(Mungkin pimpinan tidak percaya ke komisi 3?) Itu yang ngomong bukan saya ya,” jawabnya.

Soal anggaran yang terkesan diopar-oper, Yudi juga mengatakan hal itu pulalah yang harus dibahas komisi, dilaporkan ke pimpinan, dan nanti menghasilkan rilis secara resmi agar tidak liar dan mmebingungkan masyarakat. (eki/deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Incident

KUNINGAN (MASS) –  Nasib nahas dialami Aceng Syamsudin saat mengendarai kendaraan roda 4 di Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan. Pasalnya, pada Selasa (25/3/2025) malam...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Sebuah kendaraan roda 4 berwarna merah yang melaju dari arah Sampora menuju ke Kertawangunan mengalami kecelakaan dan mengarah ke tiang listrik,...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Kasat Lantas Polres Kuningan melalui Kanit Gakkum IPTU Sri Martini, memberikan keterangan pasca melakukan evakuasi kecelakaan di Jalan Baru Lingkar Timur...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ir Asep Setia Mulyana atau yang akrab disapa Asep Armala, bisa dibilang sebagai salah satu yang berperan besar di kemenangan Dirahmati...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan 2 mobil dan 1 motor terjadi di Jalan Baru Lingkar Timur yang menghubungkan Ancaran –...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Mendekati pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kuningan, suhu politik semakin memanas. Berbagai isu mulai dari kekerasan terhadap penyelenggara pemilu hingga tuduhan...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Meski sudah sejak awal terlihat, Partai Golkar kembali memperlihatkan sikap politik menjelang Pilkada Kabupaten Kuningan 2024. Dimana, partai berlambang pohon bringin...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Selaku Ketua Partai Golkar, Asep Setia Mulyana merasa senang jika jagoannya, Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi dipasangkan dengan H Ujang...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Tahun 2023 lalu, Bunderan Tugu Sajati yang menghubungkan Jalan Baru Lingkar Timur sempat jadi tempat tawuran yang cukup besar. Awal dibuka,...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Setelah mengamati pernyataan-pernyataan Sdr. Ketua DPRD Kuningan yang rajin secara terus menerus mempersoalkan status ASN Sdr. Dian Rachmat Yanuar selaku Sekda,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Mengusung tagline perubahan, DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan agresif melakukan roadshow dan penjajakan politik ke partai-partai. Setelah sebelumnya mendatangi PKB, PKS...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPC PPP Kabupaten Kuningan dr Toto Taufikurrohman Kosim, justru mendukung Ketua DPD Partai Golkar Asep Setia Mulyana atau yang akrab...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Partai Golkar dan PKS mengaku memiliki banyak kesamaan pandangan soal kondisi dan kebutuhan Kabupaten Kuningan saat ini. Hal itu disampaikan keduanya...

Politics

KUNINGAN (MASS) – DPD Partai Golkar Kuningan dan DPC PKB Kuningan sama-sama menyebut nama Dr H Dian Rahmat Yanuar M Si sebagai bakal calon...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Meski Ganjar-Mahfud, capres-cawapres yang diusung PDI Perjuangan kalah telak, namun Kabupaten Kuningan masih “merah”. Terbukti dari prediksi komposisi kursi di DPRD,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Caleg DPR RI dari Partai Golkar di Jabar X, Sandi Rahmat Mandela, mengkalim bahwa pihaknya berhasil meraih 81.710 suara. Bukan tanpa...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Relawan Caleg yang satu ini, patut diacungi jempol. Pasalnya, pasca dihimbau Bawaslu tentang masa tenang, sejumlah relawan Caleg DPRD Dapil Jabar...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Warga sekitaran bundaran Cijoho – Kuningan, diresahkan dengan adanya dugaan aksi tawuran remaja ke arah Jalan Baru Ir Soekarno Hatta. Aksi...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Jalan baru lingkar timur mulai dari perempatan Sindangbarang sampai Garatengah yang dalam 2 bulan belakangan ditutup karena proyek resloping tebing, kini...

Headline

KUNINGAN (MASS)  – Sepanjang 2,2 km jalan baru yang menghubungkan Cipari-Cisantana, resmi dibuka Acep Purnama SH MH sebelum masa tugasnya usai, Minggu (3/12/2023) kemarin....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pengusulan tiga nama Calon Pj (Penjabat) Bupati Kuningan oleh DPRD, terindikasi tanpa melibatkan seluruh fraksi yang ada di lembaga tersebut. Tak...

Video

KUNINGAN (MASS) – Pink youtube di bawah ini merupakan link podcast membahas korelasi antara Gibran Rakabuming Raka, Joko Widodo dan Megawati Soekarno Putri. Terjadi...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ketua Golkar Kuningan Ir Asep Setia Mulyana mengatakan bahwa pilihan Golkar mengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM)...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Seorang pemotor asal Desa Sembawa Kecamatan Jalaksana, Ferry Permana (32) meninggal dunia setelah mengalami kecalakaan pada dini hari tadi, Sabtu (28/10/2023)....

Politics

KUNINGAN (MASS) – DPD Partai Golkar Kuningan bakal menyiapkan 2 saksi untuk setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada Pemilu 2024 mendatang. Total, akan ada...

Government

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan dianggap PHP (Pemberi Harapan Palsu) oleh Fraksi Golkar dalam Pandangan Umum (PU) nya karena belum merealisasi usulan pembangunan Kantor...

Advertisement