KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan berencana melakukan perbaikan infrastruktur jalan mulai Juli hingga Agustus mendatang.
Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah di tengah banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan.
Bupati mengatakan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus menyusun skala prioritas dalam pembangunan. Namun, perbaikan jalan tetap menjadi perhatian utama dan prosesnya akan segera dimulai melalui tahapan tender.
“Karena keterbatasan anggaran, saya sekarang lagi fokus dulu di infrastruktur. Karena banyak masyarakat yang komplen atau mengeluh. Insyaallah, saya sampai dalam kesempatan ini juga perbaikan jalan dimulai Juli ini Agustus, tendernya proses,” ujar Dian usai penyambutan Pesik Kuningan di Pendopo, Minggu (12/7/2026) malam.
Ia mengakui, perbaikan seluruh ruas jalan di Kabupaten Kuningan membutuhkan waktu karena total panjang jalan yang harus ditangani mencapai sekitar 800 kilometer. Menurutnya, pembangunan tidak dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun sehingga diperlukan proses bertahap.
“Saya mengakui ini membutuhkan waktu, karena jalan di Kuningan sekitar 800 kilometer dan tidak bisa diselesaikan dalam satu tahun. Mohon bersabar,” katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, Bupati Dian menegaskan pemerintah daerah juga terus menjalankan program peningkatan sumber daya manusia serta menjaga kelestarian lingkungan. Ketiga sektor tersebut, menurutnya, harus berjalan secara beriringan untuk mendukung kemajuan Kabupaten Kuningan.
Dalam kesempatan itu, Dian juga menyampaikan bahwa revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kuningan telah mengalami perkembangan. Perubahan regulasi tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk menarik investasi ke daerah.
“Alhamdulillah, setelah 15 tahun perda tidak berubah, tahun ini sudah kami ubah dan saat ini sudah dilibatkan dalam pembahasan lintas sektor di kementerian. Ini menjadi modal kita untuk berinvestasi,” jelasnya.
Bupati optimistis setelah RTRW tersebut disahkan, akan semakin banyak investor yang tertarik masuk ke Kuningan. Ia menyebut sudah ada beberapa calon investor yang mulai menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi di wilayah tersebut.
Dian mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dalam menciptakan kondisi Kuningan yang lebih kondusif, sehingga sektor investasi, seni, dan pariwisata dapat terus berkembang.
“Saya mohon doa dan dukungan masyarakat untuk membuat Kuningan lebih kondusif, bagaimana kita mendukung investor masuk ke wilayah kita agar pembangunan, seni, dan pariwisata bisa berkembang bersama,” pungkasnya. (didin)