Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Kesehatan

Minimnya Ketersediaan Obat Sampai Lamban Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Fasilitas Kesehatan Disorot!

KUNINGAN (MASS) – PC PMII Kabupaten Kuningan melalui sekertarisnya Manarul Hidayat, menyebut ada ketidakseimbangan antara tingginya alokasi anggaran untuk sektor kesehatan dan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat Kabupaten Kuningan.

Psalnya, kata Manarul, bahwa masih banyak masyarakat yang kecewa terhadap pelayanan kesehatan yang tersedia.

“Anggaran besar yang dialokasikan harusnya sebanding dengan mutu pelayanan yang diberikan. Namun, keluhan masyarakat terkait minimnya fasilitas, pelayanan kesehatan yang masih tumpang tindih, dan lambannya respons Dinas Kesehatan menunjukkan perlunya perbaikan serius,” ujarnya, Minggu (16/3/2025).

Dalam keterangan resminya, PMII menandai beberapa persoalan krusial yang harus segera diatasi terutama oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan. Hal yang disorot mulai dari minimnya ketersediaan obat, sampai lambannya tindak lanjut aduan masyarakat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berikut poin-poin yang disampaikan PMII Kuningan;

  1. Minimnya Ketersediaan Obat : dengan anggaran yang begitu besar tetapi masih saja ditemukan keluhan masyarakat yang harus membeli obat di apotek luar dengan alasan stok obat di puskesmas atau rumah sakit daerah habis/tidak tersedia.
  2. Pelayanan yang tidak merata atau tumpang tindih : sering ditemukannya keluhan terkait pelayanan kesehatan untuk BPJS selalu di nomor duakan. Melihat proritas pelayanan itu bukanya dari seberapa daruratnya pasien akan tetapi masih membedakan si umum dan si BPJS, dan yang lebih parahnya sampai membedakan kualitas pelayanan.
  3. Kualitas pelayanan yang anomali : selain dari pada membedakan si umum dengan si BPJS, seperti yang di disoroti saat sidak Bupati Kuningan yaitu pelayanan yang tidak tepat waktu, kurangnya tanggung jawab pekerja yang sudah PNS / P3K dan malah memberatkan tugas kepada THL.
  4. Efisiensi Program : Beberapa inisiatif dengan anggaran besar, seperti pengadaan alat kesehatan, dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan.
  5. Minimnya Edukasi Publik : Program promosi pelayanan kesehatan belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah pedesaan.
  6. Lambannya Tindak Lanjut Aduan Masyarakat : Keluhan yang disampaikan sering kali tidak segera ditindaklanjuti padahal banyak sekali permasalah yang ada di kabupaten Kuningan salah satunya masih tingginya angka HIV, TBC, DBD, Stunting dan masih banyaknya ODGJ di Kabupaten Kuningan.

“Ini bukan hanya soal angka dalam laporan anggaran, tetapi tentang kesehatan masyarakat yang menjadi prioritas utama. Kami berharap pemerintah daerah segera bertindak untuk memperbaiki situasi ini,” tandas Manarul. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Desa

KUNINGAN (MASS) – Setelah acara Rakor percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Pemda Kuningan, Rabu (25/2/2026), Letkol Hafda Prima Agung, Dandim 0615/Kuningan,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kuningan periode 2025-2030 resmi dilantik di Pendopo Kuningan, Rabu (25/2/2026) sore....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Kabupaten Kuningan melakukan audiensi resmi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan baru-baru...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy SE sangat menyesalkan terhadap tata kelola Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Kuningan. Pasalnya, berbagai kasus...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Program Makan Bergizi (MBG) dirancang untuk menjamin pemenuhan standar gizi, kualitas bahan makanan, serta pengelolaan anggaran yang efisien sesuai dengan petunjuk...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Anggaran bahan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan bukan sebesar Rp15.000 per porsi. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan, alokasi...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Meski baru dilaksanakan 3 kali hingga Rabu (25/2/2026) kemarin, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan Hemat Tahan...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Aal Lutfiyyaah Aulia mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Terbuka yang masih semester dua ini dikenal aktif di berbagai kegiatan luar...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan target beroperasinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dipatok pada bulan Agustus mendatang. Hal itu disampaikan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Olahraga Bola Basket di Kabupaten Kuningan akhir- akhir ini mulai menunjukkan perkembangan yang positif, walaupun masih menghadapi beberapa tantangan yang harus...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Dalam Al Qur’an pada surat Al Baqarah ayat 183 telah dijelaskan bahwa tujuan utama diperintahkannya puasa adalah terbentuk pribadi muslim yang...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Dalam klarifikasi soal Jumatan di Musala Ar Rahmat Pendopo Kuningan, nampak hadir Kepala Kementerian Agama H Ahmad Handiman Romdony, yang dipinta...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Di dunia perkuliahan kita tidak asing dengan yang namanya beasiswa, beasiswa sendiri adalah program bantuan biaya pendidikan untuk pelajar maupun mahasiswa...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Rumah Yatim Himmatul Ummah kembali menghadirkan program rutin tahunan Kado Lebaran untuk Yatim & Dhuafa. Program ini diinisaisi lagi untuk menebar...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Menekan potensi adanya mafia tanah, kini warga bisa melihat langsung kondisi bidang tanah masing-masing apakah sudah tersertifikat atau masih dalam proses...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Human Initiative Indonesia mengirimkan tiga dai dalam program Safari Dakwah Internasional Ramadhan 1447 H/2026 M ke sejumlah negara di Eropa dan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pendidikan bukan hanya tentang sistem, pendidikan tidak hanya dilihat dari angka-angka nilai, tapi pendidikan yang sebenarnya adalah proses dalam mengembangkan potensi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi dinamika kasus penyadapan pinus illegal di Taman Nasional Gunung Ciremai. Bahwa dalam ilmu hukum ada asas Lex specialis derogat legi...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Tim kebanggaan warga Kuningan Pesik Kuningan, terus mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Nasional. Dalam wawancara kuninganmass.com, Head Coach Pesik Dian Okta...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Pelaku pembobolan toko di wilayah Kabupaten Kuningan berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Kuningan. Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan mengundang para tokoh agama, termasuk ormas dan DKM Ar Rahmat Pendopo Kuningan, untuk melakukan klarifikasi...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Di bulan yang penuh berkah ini, PT AS Putra kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk “AS Putra Berbagi”. Program ini berupa pembagian...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Polemik penyadapan getah pinus di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) terus bergulir. Sejumlah kepala desa bersama Kelompok Tani Hutan (KTH)...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah warga nampak tumplek di pasar murah yang diselenggarakan Pemkab Kuningan bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan...

Hukum

BANDUNG (MASS) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menggelar diskusi bertajuk dampak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru terhadap kemerdekaan pers di Aula...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sudah menjadi tradisi setiap ramadhan dibeberapa titik ruas jalan di Kuningan sering mengalami kepadatan arus, terutama di sekitar Simpang 4 Sidapurna...