Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Meski Malawan Calon “Boneka”, TPS di Ciketak Dilombakan Agar Parmas Tinggi

KUNINGAN (MASS) – Pilkades serentak di Kabupaten Kuningan sudah di depan mata. Pilkades, akan dihelat besok Minggu (28/11/2021).

Banyak yang unik dari pelaksanaan pilkades serentak di Kuningan. Salah satunya seperti yang ada di Desa Ciketak Kecamatan Kadugede.

Selain calon kadesnya suami-istri, juga digelar lomba TPS-nya, dimana TPS yang paling bagus dan unik akan mendapatkan hadiah.

Hal ini agar minat warga menyalurkan hak pilihnya tinggi. Sebab, yang bertarung adalah suami istri atau ada calon “boneka”.

Ketua Panitia Pemilhan Kepala Desa (PPKD) Asep Ageh menyebut, pihaknya saat ini tengah melakukan penataan tempat pemungutan suara dan hal lainnya, oleh masing-masing Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Beda dari pilkades sebelumnya, sekarang maksimal pemilih di TPS sebanyak 500 orang. Jumlah DPT di Ciketak sendiri 1081 orang, jadi akan disebar dalam 3 TPS yang ada di 2 dusun,” ucapnya sehari sebelum pelaksanaan pilkades, Sabtu (27/11/2021) sore.

Menghadapi hari-H besok, Asep Ageh mengajak dan mengimbau masyarakat Desa Ciketak agar bisa memberikan suaranya di TPS masing-masing. Sebisa mungkin, kata Asep, masyarakat tidak golput sebagai wujud demokrasi yang luber jurdil.

“Panitia juga sudah menugaskan KPPS agar menata TPS-nya se-unik dan se-indah mungkin, jangan monoton. Untuk lomba TPS unik ini, panitia sudah siapkan hadiah menarik,” ujarnya.

Menambahkan, sekertaris PPKD Eman juga menerangkan, di desanya ini yang akan ‘bertarung’ besok adalah dua orang calon kepala desa. Keduanya, adalah Udi Sahudi (nomer urut 1) dan Sri Ningsih (nomer urut 2).

“Keduanya adalah suami istri. Pendaftar pertama Udi, sang istri menyusul karena memang sekarang kan tidak bisa calon tunggal,” ucapnya.

Calon tunggal, dilarang dalam pilkades serentak kali ini. Hal itu, kata Eman, diatur dalam regulasi yang tertuang di Perbup Kuningan nomer 46 tahun 2021 tentang perubahan ketiga atas Perbup Kuningan no 50 tahun 2015 tentang tata cara pemilihan kepala desa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Poinnya, lanjut Eman, ada di pasal 20 (1) yang mengatakan, panitia melakukan penjaringan bakal calon selama 9 (sembilan) hari untuk mendapatkan sekurang-kurangnya 2 (dua) orang bakal calon memenuhi persyaratan.

“Harapan kami, tentu perhelatan ajang demokrasi pilkades tahun ini bisa berjalan lancar, aman dan damai serta mengedepankan azas demokrasi,” pungkasnya. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Kuningan

Berita Terbaru

PD

PKB

Advertisement

PAM

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Religious

KUNINGAN (MASS) – 🗓Senin, 14 Jumadil Akhir 1443 H / 17 Januari 2022 M 🍂🌻 Hikmah Hari Ini🌻🍂 📚Orang Bijak Bertutur: ‏ثلاثُ ضُيوف يأتون...

Lifestyle

KUNINGAN (MASS) – Kontes ajang menyanyi Kuningan Superstar (KSS) kini masuk babak baru. Setelah kemarin pada Minggu (16/3/2022) diaelenggaeakan Battle Time dari 40 peserta,...

Headline

KUNINGAN (MASS)- Lengah sedikit maling langsung beraksi. Hal ini setidaknya terjadi di Desa Cileuleuy Kecamatan Cigugur, pada Minggu (16/1/2022) malam atau bada magrib, dimana...

Government

KUNINGAN (MASS)-  Selain menetapkan program unggulan, hasil raker Korpri di Kabubaten Subang menghasilkan uang sumbangan Rp25 juta. Uang itu untuk pembangunan musala Al-Furqan Korpi...

Advertisement