Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Mau Konfirmasi P2L, Security Kejaksaan Larang Jurnalis Motret

KUNINGAN (MASS) – Kelanjutan kasus program P2L Diskatan senilai 1,75 M, banyak dipertanyan keseriusannya setelah bergulir di Kejaksaan Negri Kuningan.

Sayangnya, kala dikonfirmasi PLT Kejari Kuningan Heni Agustiningsh SH MH, Kamis (3/2/2022) siang, dirinya dan kasi-kasi sedang rakernas dan tidak bisa ditemui. Hal itu diutarakan security Kejaksaan, Arif.

Bahkan, saat mendokumentasi/foto area lobby penerima tamu yang kosong, Satpam meminta menghapus foto yang diambil wartawan.

“Pokoknya, area kejaksaan sekarang udah gak boleh foto-foto. Termasuk orang luar mau melintas, foto juga gak boleh bang. Sekarang aturannya begitu bang,” ujarnya sembari menunggu penghapusan foto.

Kala ditanya kenapa, Arif tak menjawab detail. Dirinya hanya bilang itu sudah aturan kantor.

Adapun soal P2L, baru-baru ini pada akhir bulan Januari 2021, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kuningan melakukan audiensi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Audiensi itu, selain menghadirkan kepala dinas, juga menghadirkan jajaran structural kabid.

Foto : Audiensi IMM Kuningan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan Kuningan

Dalam audiensi itu, IMM kembali mempertanyakan dugaan pungutan liar pada bantuan provinsi untuk program P2L yang total bantuannya sekitar 1,7 Milyar yang dibagikan ke-35 kelompok tani.

“IMM Kuningan menduga adanya kongkalikong di bawah meja yang berpotensi bagi-bagi kue untuk seluruh elemen yang terlibat hasil dari Banprov P2L senilai 1,7 M dan IMM menduga yang terlibat bukan hanya sebatas jajaran dinasnya saja,” ujar ketua IMM Younggy Septhandika Permana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/2/2022) malam.

Younggy mengaku, mengantongi bukti rekaman obrolan oknum dinas dengan kelompok tani, yang didalamnya berisi percakapan pemungutan biaya administrasi dan transportasi yang harus disetor kelompok tani.

“Kemarin dalam audiensi, jawaban dinas hanya normative, katanya tidak ada namanya pungutan tersebut, diperkuatnya (oleh dinas) seluruh kelompok sudah melakukan pertemuan di dinas. Tapi secara logika, yang namanya pungli itu ya nggak bakalan terjadi di pertemuan serentak, karena yang berpotensi untuk melakukan pungli itu ketika semua sudah dikumpulkan dalam satu pertemuan tetapi ada pertemuan lanjutan,” tudingnya.

Bahkan, masih kata Younggy dalam keterangan tertulisnya, bantuan yang sudah disalurkan melalui rekening kelompok, ternyata pengadaan barangnya dibelanjakan dinas, bukan oleh kelompoknya langsung.

“Dan hal ini adanya indikasi pungli juga yang tidak diketahui oleh kelompoknya langsung karena IMM mencoba untuk mengkalkulasikan barang-barang yang dibelanjakan tidak sampai 50 juta,” ucapnya.

Seharusnya, lanjut Younggy, peran dinas dalam program tersebut jangan terlalu aktif mengotak-atik nominal peruntukannya untuk apa saja. Dinas, harusnya jadi lembaga yang membina dan mengawasi saja.

“Ini kan memperkuat, oknum dinas tersebut bermain sangat mendalam sampai segi teknis sehingga indikasi pungli ini sangat kuat sehingga kasus ini seharusnya sudah bisa dibilang bahwa oknum tersebut bisa dipanggil koruptor,” tuturnya.

Younggy mengatakan, kasus ini memang sudah masuk ke kejaksaan. Tapi, pihak IMM sanksi, karena sampai sekarang Kejaksaan sangat lemah mengambil sikap dan terkesan tidak ada progress. Hal itu mendorong ‘lenyap-nya’ isu tersebut.

“Dan IMM Kuningan menduga, ada oknum yang mengintervensi kejaksaan sehingga hasil dari kasus ini tidak ada titik terang. Bahkan kejari telah mengiyakan adanya kasus tersebut,” tegasnya.

Dan dalam audiensi kemarin, dirasa IMM pihak dinas hanya mempertahankan pembenaran yang tidak masuk akal.

“Jika dinas mengakui adanya hal tersebut IMM Kuningan akan menempuh sesuai dengan procedural. Tetapi jika dinas tetap mempertahankan statement pembenarannya, IMM Kuningan akan menempuh dengan caranya baik secara prosedural maupun non-prosedural,” ancamnya.

Di lain pihak, kala coba dikonfirmasi ke Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Drs Ahmad Juber M SI ke kantornya Kamis (3/2/2022) siang, dikatakan security yang bersangkutan sedang giat ke lapangan. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam era digital saat ini, anak muda dituntut untuk lebih melek terhadap investasi, terutama di bidang saham, cryptocurrency (krypto), dan forex....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam beberapa waktu terakhir, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Sindangagung diterpa isu tidak sedap. Pasalnya, kantor UPK Kecamatan Sindangagung dianggap vakum...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Banjir bandang melanda kawasan Kampus Pascasarjana dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Satpol PP Kuningan bersama Relawan Peduli Masyarakat Kuningan (RPMK) melakukan kegiatan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di lingkungan Karangasem, Kelurahan...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Salamah yang kini masih berusia 16 tahun, bersekolah di SMK Karya Nasional Kuningan. Usianya bisa dibilang masih remaja, tapi rasa lapar...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan resmi mendaftarkan diri sebagai partai politik ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kuningan, pada Selasa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, Jumat (6/2/2026). Kehadiran Wamendagri RI tersebut dalam...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Timnas Futsal Indonesia berhasil mencetak sejarah pada Kamis (5/2/2026), pasca pukul mundur Jepang dengan skor 5-3 di semifinal AFC Futsal Asian...

Nasional

MALAYSIA (MASS) – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) terus memperkuat langkah strategis internasionalisasi dengan melakukan kunjungan resmi ke Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam rangka...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 80 pejabat administrator Eselon III A di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengikuti Retret Peningkatan Kapasitas Manajerial, Penguatan Integritas, dan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) bersama Perum BULOG memperkuat sinergi dalam mengamankan penyerapan Gabah Kering Panen...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dari 20 kandidat pimpinan BAZNAS Kuningan, 1 diantaranya dianggap gugur atau mundur, karena tidak hadir dalam Test Kemampuan Dasar (TKD) metode...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Turnamen Futsal Liga Fondation 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama 18 hari. Ajang ini diikuti oleh ratusan tim dari berbagai kategori...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harha cabai rawit hijau dan rawit merah terpantau mengalami kenaikan harga per hari ini, Kamis (5/2/2026). Kenaikan harga cabai rawit ini...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menyebut tak pernah mengurus ijin pengelolaan air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Kuningan di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan Ir I Putu Bagiasna MT, menyebut ada opsi untuk membongkar tutup...

Netizen Mass

“Di Berita: rakyat kita paling bahagiaDi Rumah: Bu, buku tulisku habisLalu ia mengambil tali, tepat saat negara sibuk memoles citra diri” Potongan narasi di...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, menghadiri kegiatan Pasamoan Agung yang digelar di Taman Kota Kuningan, Kamis (5/2/2026). Kehadiran Dicky Chandra...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 186 ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan segera masuk masa pension. Penyerahan SK Pensiun kepada ASN yang mencapai Batas Usia...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi, khususnya ketersediaan pangan dan stabilitas harga, menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Banyak manfaat dari batu yang diambil dari tambang tradisional CIleuleuy. Bahkkan diantaranya untuk program pembangunan dari pemerintah. Hal itulah yang disampaikan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, menyarankan pengurasan kolam keramat Balong Girang Cigugur, pasca mati massalnya ikan dewa. Saran tersebut...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pagi ini, Rabu (4/2/2026) Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang batu di Desa Cileleuy,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Menyusul fenomena kematian ikan dewa di kolam keramat Cigugur, Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung Balong Keramat tersebut, Rabu...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Farmasi dan Kesehatan dan Sains (PK IMM FFKS) Universitas Muhammadiyah Kuningan baru saja melaksanakan kegiatan...

Netizen Mass

‎KUNINGAN (MASS) – Tragedi meninggalnya seorang anak kelas 4 sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang diduga mengalami tekanan karena tidak mampu membeli alat...