MALANG (MASS) – Pengabdian mahasiswa tidak lagi terbatas pada wilayah kampus atau daerah asal. Tahun ini, sebelas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) memperluas jangkauan pengabdiannya dengan mengikuti Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-‘Aisyiyah (KKN MAs) Terintegrasi Nasional 2026 di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Program yang berlangsung pada 27 Juli hingga 31 Agustus 2026 tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia dalam satu ruang kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
Mengusung tema “Mengabdi, Berkarya, Berdampak,” KKN MAs menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa UM Kuningan yang selama ini lebih banyak menjalankan KKN di wilayah Kabupaten Kuningan.
Keikutsertaan dalam program nasional ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar menghadapi karakteristik masyarakat yang berbeda, sekaligus mengembangkan kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, dan memimpin dalam lingkungan yang lebih beragam.
Koordinator mahasiswa UM Kuningan, Izzatun Nawawi, mengatakan KKN MAs menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus memperkenalkan UM Kuningan kepada sivitas akademika PTMA dari berbagai daerah.
“KKN MAs menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa UM Kuningan untuk memperoleh pengalaman yang lebih luas, belajar bersama mahasiswa dari berbagai PTMA di Indonesia, serta membawa nama baik almamater tercinta agar semakin dikenal dan mampu melebarkan sayap di kancah nasional. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi representasi nilai-nilai Muhammadiyah dalam pengabdian,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Bagi UM Kuningan, partisipasi dalam KKN MAs menjadi bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi lintas kampus, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga mampu membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan.
Ke depan, UM Kuningan menargetkan semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam program kolaboratif berskala nasional maupun internasional sebagai upaya mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. (didin)