Mahasiswa KKN Gelar Program Taman Literasi untuk Anak di Desa Jagapura Wetan, Ini Sederet Kegiatannya

CIREBON (MASS) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 68 Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Program Taman Literasi bagi anak-anak di Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman MI Miftahul Mubtadi’in dan diikuti puluhan anak dengan antusias. Sejak awal kegiatan, peserta tampak aktif mengikuti setiap rangkaian yang telah disiapkan mahasiswa KKN.

Salah satu anggota KKN 68, Anggi, mengatakan literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melatih anak agar mampu berpikir kritis dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Literasi tidak hanya mengajarkan anak untuk membaca dan menulis, tetapi juga melatih mereka berpikir kritis dalam memecahkan masalah. Harapannya, sejak dini mereka memiliki rasa percaya diri dan tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi masa depan yang lebih cerah,” ujar Anggi.

Program Taman Literasi menjadi salah satu program unggulan KKN 68 selama pengabdian di Desa Jagapura Wetan. Kegiatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Disini anak-anak tidak hanya belajar membaca, program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti prakarya, pelatihan minat dan bakat, serta pendampingan anti-bullying,” tandasnya.

Mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat baca sekaligus membentuk karakter positif pada anak sejak usia dini.

Menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan belajar yang positif sekaligus memberikan pengalaman baru bagi anak-anak melalui metode pembelajaran yang kreatif dan interaktif.

“Melalui Program Taman Literasi, KKN 68 ini kami berharap budaya literasi di Desa Jagapura Wetan terus berkembang. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi bekal bagi anak-anak untuk menghadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya. (raqib)