KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 439 jemaah haji asal Kabupaten Kuningan resmi dilepas keberangkatannya ke Tanah Suci oleh Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, Minggu (26/4/2026). Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Masjid Kuningan Islamic Center.
Kehadiran bupati di acara tersebut turut didampingi oleh Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, Kepala Kementerian Haji dan Umroh, Kepala Kementerian Agama, serta wakil DPRD Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik dari Indonesia menuju Arab Saudi, melainkan perjalanan batin dan spiritual yang mendalam. Ia menggambarkan haji sebagai “safari jiwa” yang menapaki lembah keikhlasan, kesabaran, dan kerinduan kepada Allah SWT.
“Setiap langkah dan hembusan napas di Tanah Suci akan menjadi saksi atas niat suci dan ketundukan manusia kepada Sang Pencipta,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para jemaah agar menjadikan seluruh rangkaian ibadah selama kurang lebih 30 hari sebagai ladang amal. Ia menekankan pentingnya menjaga niat, ketulusan, kesabaran, serta rasa syukur karena telah terpilih menjadi tamu Allah SWT.
Ia menyebut dalam laporan yang disampaikan, pemberangkatan kloter pertama tercatat sebanyak 445 orang, terdiri dari 439 jemaah, 4 petugas, dan 2 petugas haji daerah (PHD).
Selain itu, bupati mengingatkan kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai suhu 45 hingga 47 derajat Celsius, bahkan bisa menyentuh 60 derajat Celsius saat puncak ibadah. Ia meminta jemaah menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum, istirahat cukup, serta mengurangi aktivitas di siang hari.
“Kesehatan fisik dan mental harus dijaga. Jemaah harus mengenali batas kemampuan diri agar dapat menjalankan ibadah wajib dengan baik,” pesannya.
Ia juga mengimbau agar jemaah menjaga kekompakan, saling tolong-menolong, serta aktif berkomunikasi dengan ketua regu dan rombongan guna menghindari kesalahpahaman selama di Tanah Suci.
Kepada para petugas dan pendamping haji, bupati berpesan agar tidak hanya memberikan pendampingan secara teknis, tetapi juga secara emosional dan spiritual dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
Di akhir sambutannya, Bupati Kuningan menyampaikan doa agar seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. Ia juga meminta para jemaah untuk turut mendoakan kemajuan Kabupaten Kuningan.
“Semoga perjalanan ini membawa keberkahan dan menjadikan Kuningan lebih baik, lebih bermartabat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (didin)