KUNINGAN (MASS) – Beberapa waktu lalu, Andri Patoni, salah satu perwakilan korban pemalsuan identitas, memberikan penjelasan mengenai kronologis bagaimana masyarakat mengetahui mereka memiliki tunggakan pinjaman yang tidak pernah mereka ajukan.
Pertemuan berlangsung di Balai Desa Pamulihan pada Rabu (18/2/2026) dan dihadiri oleh banyak korban dan pihak terkait. Andri menjelaskan ada sekitar 145 orang di Desa Pamulihan yang merasakan dampak dari kasus ini. Hal ini mengakibatkan kebingungan, karena banyak dari mereka tidak mengetahui bahwa nama mereka telah dipalsukan.
“Awalnya, mereka semua merasa tidak memiliki utang. Namun, saat ingin mengajukan pinjaman ke bank, mereka menemukan bahwa nama mereka terdaftar sebagai peminjam,” ungkapnya saat ditemui pasca mediasi.
Dari penjelasan Andri, kedapatan masalah ini bukan hanya berdampak secara individu, tapi juga menimbulkan keresahan di masyarakat. Mereka berharap agar tindakan tegas dapat diambil terhadap pelaku penyalahgunaan identitas ini.
“Masyarakat sedang mempertimbangkan untuk melakukan pengaduan secara hukum,” lanjutnya.
Andri juga menyinggung tentang kemungkinan bahwa pihak bank yang disebut-sebut terlibat dalam kasus ini seharusnya meninjau kembali izin operasionalnya di Desa Pamulihan. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan dapat tergerus jika tidak ada solusi yang jelas.
“Jika masalah ini tidak diatasi, ada kemungkinan Bank yang beroperasi di sini akan tutup,” tegasnya.
Menurut informasi yang didapat, bank keliling tersebut sudah hadir di Desa Pamulihan sejak tahun 2023. Ia menyoroti dugaan mungkin ada oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi.
Tak hanya di Kuningan, Andri juga menyebutkan bahwa kasus serupa pernah terjadi di daerah lain, seperti Garut. Di sana, terjadi juga penyalahgunaan identitas untuk pinjaman bank.
“Ini menunjukkan bahwa masalah ini sudah menyebar dan perlu penanganan serius, kami ingin Bank Mekar tersebut lagi beroperasi di Desa Pamulihan hingga masalah ini tuntas,” pungkasnya. (raqib)
















