KUNINGAN(MASS) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kuningan memetakan kekuatan kontingen Kota Kuda yang akan diterjunkan pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV. Pengurus telah menetapkan lima cabang olahraga (cabor) unggulan yang menjadi tumpuan utama mendulang medali termasuk atletik dan kickboxing.
Pemaparan mengenai lima cabor andalan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Harian KONI Kabupaten Kuningan, Ir Toto Suripto, yang mendampingi Ketua Umum KONI Kabupaten Kuningan, H Trias Andriana.
Toto membeberkan jajaran pengurus telah memilah cabor ke dalam beberapa kategori prioritas, mulai dari cabor unggulan hingga cabor potensial yang telah merampungkan program pemusatan latihan (Training Center).
“Ada beberapa cabor unggulan dan cabor potensial yang kemarin juga kita sudah melakukan TC (Training Center),” ujarnya pasca acara pelepasan di D’Jhon’s Pool Billiard & Cafe, Jalan Eyang Hasan Maolani Lingkar Timur Kuningan, Senin (26/10/2026).
Toto merinci peta cabor unggulan Kabupaten Kuningan masih didominasi oleh cabor tradisi emas, ditambah satu cabor pendatang baru yang siap memberikan kejutan. Cabor unggulan pertama tetap dipegang oleh atletik, disusul angkat berat (Pabersi), pencak silat (IPSI), tinju (Pertina),serta satu cabor baru yakni kickboxing.
“Untuk cabor unggulan yang pertama masih tetap atletik, kedua angkat berat, ketiga pencak silat, keempat tinju, dan sekarang ada nambah kickboxing. Kickboxing kemarin menargetkan medali emas juga,” tuturnya.
Pada ajang Porprov tahun ini, Kabupaten Kuningan secara keseluruhan mengirimkan atlet dari 32 cabang olahraga. Sebagian besar cabor telah mengantongi tiket usai melakoni Babak Kualifikasi (BK) yang digelar pada akhir tahun lalu. Kendati demikian, Toto meluruskan tidak semua cabor atau atlet yang lolos BK secara otomatis diberangkatkan ke ajang Porprov.
“Kami di KONI tidak secara otomatis semua cabor yang lolos BK itu mengikuti Porprov. Terutama di cabor perorangan atau individu, itu kita ranking seperti di atletik dari peringkat satu sampai lima,” paparnya.
Melalui seleksi dan pemeringkatan ketat tersebut, KONI Kuningan optimistis atlet-atlet yang diberangkatkan merupakan sosok terbaik yang siap bersaing memperebutkan medali emas.
“Jadi cabor unggulan masih tetap belum bergeser dari Kuningan, mudah-mudahan bisa tercapai targetnya,” pungkasnya. (raqib)
