KKN, Mahasiswa UIN SSC Dorong Pelestarian Lingkungan di Desa Beringin

CIREBON (MASS) – Kelompok KKN 139 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui berbagai program di Desa Beringin Kecamatan Pangenan Kabupaten Ciebon. Kegiatan tersebut mengusung tema “Pelestarian Lingkungan” dan melibatkan masyarakat serta siswa sekolah dasar.

Salah satu kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN yakni edukasi eco-print bersama siswa SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Beringin. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memanfaatkan daun dan tumbuhan sebagai bahan untuk membuat motif alami pada kain.

Kegiatan eco-print tidak hanya menjadi aktivitas kreatif bagi siswa. Mahasiswa juga mengenalkan kepada mereka bahan-bahan yang ada di sekitar dapat dimanfaatkan kembali dengan cara yang ramah lingkungan.

Salah satu mahasiswa KKN 139, Ela mengatakan kegiatan pelestarian lingkungan juga dilakukan melalui penanaman pohon di sejumlah titik di Desa Beringin, salah satunya di sekitar depan Balai Desa Beringin.

“Penanaman pohon ini menjadi salah satu upaya penghijauan. Kami berharap tanaman yang sudah ditanam bisa dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Ela kepada kuninganmass.com Senin (24/8/2026).

Selain penghijauan, mahasiswa KKN 139 juga memberikan perhatian terhadap persoalan sampah di lingkungan sekolah. Mereka menyalurkan bak sampah serta tempat sampah untuk organik dan anorganik kepada SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Beringin.

“Pemberian fasilitas juga diharapkan bisa membantu siswa mengenal kebiasaan memilah sampah sejak dini, ini penting untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih bersih dan tertata,” tambahnya.

Mahasiswa KKN 139 juga membagikan tanaman hias kepada masyarakat dan lembaga pendidikan. Tanaman tersebut diharapkan dapat memperindah lingkungan sekaligus menambah ruang hijau di sekitar masyarakat dan sekolah.

“Keterlibatan siswa, masyarakat, dan pemerintah desa menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan program. Sebab, pelestarian lingkungan tidak dapat hanya dilakukan dalam satu kegiatan, tetapi membutuhkan kebiasaan dan kepedulian bersama,” pungkasnya. (raqib)