KUNINGAN (MASS) – Hasil survei terbaru dari Jamparing Research memberikan gambaran menarik mengenai kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan. Survei yang melibatkan 1.200 responden dari berbagai daerah di Kuningan itu, menunjukan angka 59,83% warga beri nilai negatif angka 1-5 dari 10.
Dalam konferensi pers yang digelar beberapa hari yang lalu, Direktur Jamparing Research, Topic Offirston, mulanya menyebutkan bahwa hasil survei ini menunjukkan penilaian terhadap anggota DPRD sangat beragam.
“Masyarakat diminta untuk memberikan nilai dari rentang 1 hingga 9, tetapi sangat disayangkan, tidak ada responden yang memberikan nilai 10,” tuturnya dalam press release beberapa hari yang lalu.
Dari hasil survei, ketika dijumlahkan, persentase masyarakat yang memberikan nilai antara 6 hingga 9 mencapai 40,17%.
“Angka ini menunjukkan masyarakat yang masih memiliki harapan dan memberi penilaian positif kepada DPRD Kuningan. Walau demikian, lebih dari separuh responden, yaitu 59,83%, memberikan penilaian negatif,” tambahnya.
Kinerja anggota DPRD yang dinilai negatif ini menjadi perhatian serius. Hal ini menjadi tantangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Masyarakat Kuningan mengharapkan perubahan nyata dari wakil rakyat mereka dan lebih aktif dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada di pelosok,” tambahnya.
Keberagaman tanggapan ini menunjukkan betapa masyarakat Kuningan sangat memperhatikan kontribusi anggota dewan.
“Penilaian yang diberikan masyarakat bukan sekadar angka, melainkan juga cerminan harapan mereka akan kinerja yang lebih baik,” pungkasnya. (raqib)
















