Kemenhaj Minta Calon Jemaah Umrah Jangan Tergiur Paket Murah, Harus Pahami “5 Pasti”, Isinya Adalah….

KUNINGAN (MASS) – Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, H Ahmad Fauzi, mengimbau masyarakat yang akan berangkat umrah agar memastikan lima hal penting atau “5 Pasti” sebelum memilih biro perjalanan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari berbagai persoalan yang dapat menghambat keberangkatan jemaah.

Fauzi menjelaskan, 5 Pasti yang harus diperhatikan meliputi izin penyelenggara, jadwal keberangkatan, tiket atau maskapai penerbangan, visa, serta akomodasi selama berada di Tanah Suci.

“Calon jemaah harus memastikan jadwal keberangkatannya sudah jelas, tiket pesawat sudah tersedia, visanya sudah terbit, serta mengetahui hotel atau akomodasi yang akan digunakan di Makkah maupun Madinah,” ujar Fauzi, Selasa (4/8/2026).

Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan biro perjalanan yang dipilih memiliki izin operasional resmi. Menurutnya, calon jemaah perlu berhati-hati terhadap agen yang hanya bertindak sebagai pengepul tanpa kejelasan kantor maupun legalitas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran paket umrah di bawah harga standar. Menurutnya, dengan kondisi biaya operasional dan harga tiket penerbangan saat ini, paket yang ditawarkan dengan harga terlalu murah patut diwaspadai.

“Jangan hanya tergiur harga murah. Pastikan semua dokumen dan fasilitasnya jelas, mulai dari izin, jadwal, visa, tiket hingga hotel,” katanya.

Fauzi menambahkan, visa umrah pada dasarnya memiliki masa berlaku sekitar 30 sampai 90 hari sejak diterbitkan. Karena itu, ia menyarankan agar seluruh dokumen perjalanan, terutama visa dan tiket pesawat, sudah diterima jemaah sebelum berangkat menuju bandara.

“Jangan sampai jemaah sudah berada di bandara tetapi visa belum turun atau tiket belum siap. Kondisi seperti itu sangat berisiko dan bisa menyebabkan jemaah gagal berangkat,” tegasnya.

Kemenhaj Kuningan berharap masyarakat semakin cermat dalam memilih penyelenggara perjalanan umrah serta memastikan seluruh persyaratan telah lengkap sebelum keberangkatan, sehingga ibadah dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. (didin)