SURAKARTA(MASS) – Langkah mulus yang diincar oleh tim sepak bola kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan terpaksa harus tersendat. Laskar Kuda Ciremai harus menelan pil pahit setelah ditundukkan dengan skor 2-0 saat berhadapan dengan Pasuruan United. Pertandingan sengit Babak 8 Besar Piala Presiden Liga 4 Seri Nasional 2026 ini digelar di Stadion Sriwedari, Kota Surakarta.
Kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri bagi performa impresif anak-anak Kuningan yang sebelumnya tampil meyakinkan. Pertahanan disiplin dari Pasuruan United sepanjang laga diakui cukup menyulitkan lini serang Pesik untuk mengembangkan kreativitas permainan.
Gawang Pesik Kuningan pertama kali bobol pada pertengahan babak pertama berjalan. Pemain depan Pasuruan United, Ardiansyah, sukses menyarangkan bola ke jala gawang Laskar Kuda Ciremai tepat pada menit ke-21.
Tertinggal satu gol, skuad asuhan pelatih Dian Okta berulang kali mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk menyamakan kedudukan. Namun, kokohnya barisan belakang tim lawan membuat sejumlah peluang emas yang tercipta gagal berbuah gol.
Alih-alih menyamakan skor, gawang Pesik Kuningan justru kembali kebobolan menjelang babak kedua berakhir. Penyerang Pasuruan United, Noel Christian, mengunci kemenangan timnya lewat gol penutup yang dicetak pada menit ke-87.
Skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan di Stadion Sriwedari. Hasil minor ini sekaligus memutus tren takterkalahkan yang sempat digenggam oleh Pesik.
Dampak dari kekalahan ini membuat posisi dan kepastian langkah Pesik Kuningan di klasemen Grup A menjadi sedikit tertahan. Laskar Kuda Ciremai kini harus menggantungkan nasib mereka dari hasil pertandingan lain di grup yang sama.
Pihak manajemen dan tim pelatih Pesik kini tengah cemas menunggu hasil laga antara Persigar Garut melawan Persipani Paniai. Hasil akhir dari duel kedua tim tersebut akan sangat menentukan posisi akhir Pesik untuk melangkah ke fase gugur selanjutnya. (raqib)