Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Gambar: Pelantikan Ratusan Pejabat ASN (Tahun 2022)

Headline

Kaitan Lelang Amal, Jangan-jangan Pada Mutasi Nanti Juga Ada “Lelang Jabatan”

KUNINGAN (MASS) – Lelang amal yang diselenggarakan PCNU Kabupaten Kuningan di Arunika dalam acara halal bi halal, memantik silang pendapat.

Bukan karena acaranya, yang memantik kritik justru karena para pimpinan daerah yang seolah “berlomba” untuk menyumbang dalam acara tersebut.

“Sangat wajar memicu silang pendapat. Sebagai pejabat, pimpinan daerah, sumbangan itu kan sifatnya sunnah, bahkan sarat akan citra baik saja. Tapi dibalik itu, ternyata masih ada kewajiban yang belum selesai,” kata mahasiswa Jogja asal Kuningan, Kholik.

Ia mengatakan, tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukan PCNU. Apalagi tujuannya mulia, membangun sarana keumatan. Tapi, lanjutnya, respon para pejabat juga sangat dimaklumi jika memicu gejolak.

“Sangat wajar memantik kegelisahan di tengah keadaan seperti ini. Contoh aja nih, kemarin ada berita sertifikasi guru belum dibayar, sekarang tiba-tiba pejabatnya ternyata punya uang banyak untuk hal sunnah, ada yang iri ya wajar. Wajar juga ada kritik,” ucapnya.

Selain itu, Kholik kemudian membahas PR lain dari pimpinan daerah saat ini. Ia mengingatkan, memasuki akhir masa jabatannya ini, Acep-Ridho punya tugas lain.

“Kemarin sudah lelang amal. Sekarang tinggal fokus ke pembenahan, kewajiban ya bayar. Formasi jabatan yang kosong, ya isi jangan ditunda-tunda,” kata Kholik.

Ia khawatir, menunda-nunda formasi jabatan yang kosong akan menjadi blunder. Selain kinerja tidak maksimal, Kholik juga was-was, moment ini dimanfaatkan untuk “cari untung” oknum, entah itu secara materi atau posisi jelang Pemilu nanti.

“Jangan-jangan, mutasi juga ada lelang jabatannya,” ujarnya guyon.

Soal mutasi, justru dikomentari serius oleh pengamat kebijakan publik, Didin Safarudin. Ia juga mempertanyakan, kenapa mutasi belum juga dilaksanakan jelang akhir kepemimpinan Acep-Ridho.

“Menurut saya, dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Pemkab, idealnya semua kursi jabatan yang kosong segera diisi. Dengan satu harapan tidak lagi menjadi Kabupaten miskin, gagal bayar dan mampu menyerap/menyediakan lapangan pekerjaan,” ujarnya mengawali.

Baca juga : https://kuninganmass.com/65-jabatan-kosong-jelang-berhentinya-bupati-acep/

Didin mengatakan, seabreg PR Kabupaten Kuningan, harus diselesaikan dengan formasi yang tepat. Plt terutama yang rangkap jabatan, tentu tidak bisa konsentrasi penuh pada pemecahan satu masalah, karena punya tugas lain.

“Sepertinya lelang amal itu bagus bisa bernilai positif. Namun kalau lelang jabatan itu seringkali menyisakan masalah,” ujarnya sembari menyinggung hal yang tengah ramai dibicarakan. (eki/deden)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Bagi sebagian orang, harga Lembar Kerja Siswa (LKS) mungkin tampak sepele. Namun bagi banyak orang tua di Kabupaten Kuningan, LKS bukan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Di tengah pesatnya dinamika industri pariwisata di Kabupaten Kuningan, Desa Cisantana muncul sebagai prototipe keberhasilan tata kelola wisata berbasis komunitas (Community...

Olahraga

JAKARTA (MASS) – Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan santri berprestasi dengan mengikutsertakan santri untuk memberikan dukungan langsung kepada Tim...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Optik Budimulya kembali menunjukkan komitmennya mendukung kegiatan pendidikan. Setelah sebelumnya berkolaborasi di acara-acara sekolah, kini Optik Budimulya juga terlibat di kegiatan...

Olahraga

KUNINGAN(MASS) – Lanjutan Super League pekan ke-18 pada Sabtu (31/1/2026) sore, Persib Bandung berhasil meraih tiga poin berharga di Stadion Manahan Solo dalam pertandingan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Di tengah polemik penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), termasuk...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menanggapi serius kasus penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan bahan ajar di berbagai sekolah di Kabupaten...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Ketua Sumbu Rakyat Kuningan, Genie Wirawan Rafi, angkat bicara soal praktik penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di sejumlah Sekolah Dasar (SD)...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Laskar Gibran mengawal proses pemulangan 42 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan praktik scam...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Setiap orang maksimal hanya boleh lima (5) sertifikat rumah tempat tinggal dimilikinya dan untuk lahan pertanian pribadi itu maksimal lima (5)...

Headline

CIREBON (MASS) – Badan Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung mengaku belum menerima laporan resmi dari PAM Kuningan, pasca melayangkan SP-3 pada bulan Januari...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 50 ikan dewa yang menjadi ikon Kabupaten Kuningan ditemukan mati di kolam yang terletak di Kawasan Wisata Balong Girang Cigugur,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kuningan Yogyakarta (IPMK-YK) menggelar kegiatan “OMJOK” atau Obrolan Mahasiswa Kuningan Yogjakarta dengan tema “Menyulam Asa, Merangkai Cita”. Acara...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Hingga saat ini, proses pembuatan SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) untuk dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan masih belum...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Unisa kembali menggelar kegiatan Latihan Kader (LK I) untuk kedua kalinya. Kegiatan yang berlangsung di Sanggar...

Kuliner

KUNINGAN (MASS) – Di Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, terdapat seorang penjual gado-gado legendaris yang telah berjualan selama 18 tahun. Dia adalah Sajud (78) yang...

Nasional

BONDOWOSO (MASS) – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan akan memberikan sanksi tegas berupa penangguhan (suspend) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menolak produk...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) melalui Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) menyelenggarakan Seminar Legislatif Mahasiswa bertema “Penguatan Legislatif Mahasiswa dalam Mewujudkan Demokrasi...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Polemik penutupan tambang batu terjadi di Desa Cileleuy, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Tambang itu disegel oleh Kantor UPT Cabang Dinas Energi...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) –  Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, Purwadi Hasan Darsono S Hut M Sc, membela para guru honorer yang belakangan banyak disudutkan...

Editorial

KUNINGAN (MASS) – Setelah pada tahun 2025 menginisiasi 2 Raperda, DPRD Kabupaten Kuningan kembali mengusulkan 2 Raperda di tahun 2026 ini. Hal itu disampaikan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Bersama Polres Kuningan, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Diskatan melakukan penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di Desa Gunung Keling, Kecamatan Cigugur, Kabupaten...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Viressa Aulia Maharani, seorang pelajar berprestasi di MTs Terpadu Riyadul Badiah. Di usia 15 tahun, Viressa telah meraih berbagai prestasi baik...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Pemasukan pajak dari sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2025. Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dr Tuti Rusilawati, MM resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kuningan periode 2026 melalui mekanisme aklamasi pada...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pada Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kuningan tahun 2026 yang berlangsung pagi ini, Kamis (29/1/2026), Lena Herlina...