Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Ironi Negeri Air: Menagih Janji di Balik Keran yang Kering

KUNINGAN (MASS) – Akses terhadap air bersih bukan sekadar komoditas; ia adalah hak asasi yang dijamin konstitusi. Namun, bagi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), kenyataan di lapangan sering kali jauh dari narasi ideal tersebut. Keluhan klasik mulai dari air yang mampet, aliran yang hanya “hidup” di jam kalong, hingga kualitas air yang kurang maksimal, terus berulang tanpa solusi permanen.

​1. Paradoks “Bayar Lancar, Air Macet”

Salah satu titik krusial kritik publik adalah ketimpangan antara kewajiban konsumen dan tanggung jawab penyedia jasa. PDAM sangat disiplin dalam menerapkan denda keterlambatan atau pemutusan sambungan. Namun, ketika air tidak mengalir selama berhari-hari, hampir tidak ada sosialisasi kompensasi atau distribusi tangki air ke pelanggan yang terdampak.

​Kritik Utama: Manajemen PDAM tampak lebih menonjolkan sisi komersialnya ketimbang fungsi pelayanan publiknya (public service obligation).

​2. Minimnya Transparansi dan Mitigasi

Alasan “perbaikan pipa bocor” atau “penurunan debit air baku” telah menjadi kaset rusak yang diputar berulang kali. Di era digital ini, sangat disayangkan jika pemberitahuan pemadaman air sering kali datang terlambat atau bahkan tidak ada sama sekali. Pelanggan dipaksa menjadi “detektif” di media sosial hanya untuk mengetahui mengapa keran mereka kering.

​Kegagalan Teknologi: Investasi pada sistem monitoring seharusnya bisa memprediksi gangguan sebelum terjadi.

Komunikasi Responsif: Admin media sosial sering kali hanya memberikan jawaban robotik tanpa estimasi waktu perbaikan yang akurat.

​3. Standar Kualitas yang Dipertanyakan
​Bukan hal aneh jika pelanggan menerima air dengan aroma kaporit yang menyengat atau justru keruh berlumpur. Jika air tersebut tetap dihitung berdasarkan meteran tarif normal, maka secara etika bisnis, PDAM telah menjual produk “cacat” kepada masyarakat.

Kesimpulan

PDAM tidak boleh berlindung di balik status “monopoli negara” untuk melegalkan pelayanan yang medioker. Tanpa adanya kompetisi, satu-satunya lecutan bagi PDAM untuk berbenah adalah kritik keras dari masyarakat dan ketegasan pemerintah daerah sebagai pemilik modal.

Sudah saatnya kita berhenti memaklumi keran yang kering. Air bersih adalah hak, dan layanan prima adalah kewajiban yang sudah dibayar lunas oleh rakyat melalui tagihan setiap bulannya.

​Oleh: Dodi Iskandar Muda, S.Pd, Pelanggan PDAM Kuningn di Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur

Advertisement

Berita Terbaru

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Kabupaten Kuningan melakukan audiensi resmi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan baru-baru...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Kepala Desa Darma Kecamatan Darma Yadi Juharyadi mengaku ingin sistem kerjasama dengan PAM Kuningan, mencontoh sistem kerjasama dengan Perumdam Indramayu. Hal...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Di tengah sorotan pengelolaan air dan desakan mundur ke direksi, belakangan muncul kabar tentang pertemuan manajemen PAM Kuningan pihak “eksternal”, yang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, justru mempersilahkan saat ditanya potensi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Kuningan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menyebut tak pernah mengurus ijin pengelolaan air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Kuningan di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kanupaten Kuningan, Nuzul Rachdy SE, mengingatkan PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan untuk segera menindaklanjuti SP-3 dari BBWS Cimanuk Cisanggarung....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, H Nurpan SE M Si, menyayangkan adanya polemik...

Editorial

KUNINGAN (MASS) – Setelah pada tahun 2025 menginisiasi 2 Raperda, DPRD Kabupaten Kuningan kembali mengusulkan 2 Raperda di tahun 2026 ini. Hal itu disampaikan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy SE, mengaku tidak tahu soal adanya Surat Peringatan (SP) ke-3 dari Balai Besar Wilayah Sungai...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebelumnya, Pemerintah Desa Cikalahang Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon menganggap target debit kerjasama air antara PAM Kuningan dengan Indramayu dari mata air...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kondisi Gunung Ciremai yang dulunya dipuja sebagai “ibu” yang diam dan memberi, kini diperlakukan seperti etalase swalayan. Setiap sudutnya diberi harga,...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Polres Kuningan melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) tengah melakukan penyelidikan terkait pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air di kawasan Taman...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pasca diisukan adanya salah satu aparat desa yang terlibat di perusahaan pengolahan air illegal di Ciremai, Kepala Desa Cikalahang Kecamatan Dukupuntang...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy SE, mengungkapkan pihaknya akan memanggil Direktur Utama PDAM Ukas Suharfaputra, untuk dimintai penjelasan terkait isu...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dalam sidak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM ke Kuningan, kemarahan Kuwu Cikalahang Kusnan ke Direktur PAM Kuningan Ukas Suharfaputra...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Saat inspeksi mendadak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM ke Kabupaten Kuningan baru-baru ini, orang Desa Cikalahang Kec Dukupuntang Kab...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Isu pengelolaan mata air di Kabupaten Kuningan terus mencuat belakangan ini. Meskipun jadi topik hangat, mata air yang di sekitar Palutungan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pasca audiensi pengelolaan pemanfaatan air dari Gunung Ciremai, Bupati Kuninan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si menegaskan tidak akan memberhentikan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pengamat kebijakan publik sekaligus warga lereng Gunung Ciremai, H Abidin SE menyayangkan terjadinya banjir besar di Cirebon, yang ditenggarai kiriman dari...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Salah satu warga Perumahan di Kecamatan Cigugur, Faisal, secara terbuka mengakui masih ada kendala soal pasokan air bersih. Di Perumahan yang...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kuningan selalu dikenal sebagai daerah dengan limpahan mata air pegunungan. Puluhan tahun kita membanggakan diri sebagai “penyangga kebutuhan air” daerah lain,...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Luapan Sungai Cipedak di Desa Parakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, mengakibatkan dua truk pengangkut pasir terbawa arus, Kamis (11/9/2025) pagi. Kepala...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Di tengah kemeriahan Kuningan Fair yang berlangsung di Open Space Linggarjati, stand PDAM Kuningan hadir dengan tujuan khusus yakni memperkenalkan layanan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Rencana pengelolaan sumber mata air Curug Cimangkok di kawasan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, kembali menuai sorotan. Warga setempat...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Pemerintah Kota Cirebon baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengelolaan Sumber Mata Air Desa Paniis,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Konsisten bertahun-tahun menjaga lingkungan, terutama saluran air, komunitas Incu Putu Pangauban Cisanggarung baru saja memperingati hari jadinya yang ke-8 dengan menggelar...