Gala Desa Dimulai di Kuningan, Diharapan Muncul Bibit Baru

KUNINGAN (MASS) – Meski pembukaan Kick off Nasional Gala Desa 2019 di Lapangan Mashud Wisnusaputra molor hampir dua jam. Namun, kegiatan yang diselenggarakan di 25 Kabupaten/Kota se-Indonesia  dan dibuka oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Kemepora Raden Isnanta dberlangsung meriah.

Kuningan ditunjuk oleh Kemenpora  sebagai tempat kick off Gala Desa. Untuk tahun ini ada penurunan jumlah yang menyelenggara Gala Desa. Tahun lalu 165 kota/kabupaten, tahun ini hanya 25 karena faktor pembiayaan.

Untuk di Kuningan sendiri hanya lima cabor yang diperlombakan dengan rincian sepakbola, bola voli, tenis meja, bulutangkis dan atletik. Karena Gala Desa difokuskan untuk pembinaan maka yang bertanding mulai usai 12-17 tahun.

“Untuk atletik, bulutangkis dan tenis meja dilakukan dari mulai tanggal 3-6 September. Dengan lokasi pertandingan atletik di Stadion Mashud Wisnusaputra, bulutangkis di SMAN 1 Kuningan, dan tenis meja di Gedung KNPI,” ujar Kadisporapar Kuningan Drs Jaka Chaerul.

Sedangkan, untuk dua cabor sepakbola akan digelar pada tanggal 26-28 Sep di Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya. Untuk Kabupaten Kuningan Gala Desa diikuti oleh 32 Kecamatan dan semua mengirimkan semua cabor yang dipertandingankan.

Selain Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, pada pelaksanaan Kick Off Gala Desa  hadir Bupati Maluku Tenggara, Bupati Deli Serdang, Kadisporapar Demak. Radaen Isnanta  yang merupakan penyelenggara Gala Desa 2019 menyerahkan Bendera Gala Desa 2019 kepada Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH.

“Kenapa dipilih Kuningan untuk Kick Off karena Kuningan mempunyai kemitmen untuk memajukan olahraga dan terbukti banyak atlet nasional berasal dari Kuningan,” ujar  Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta kepada wartawan.
Ia mengaku, salut dengan  antusiasme kontingen dari 32 Kecamatan di Kabupaten Kuningan dalam pada Gala Desa 2019. Mereka semua terliat baik camat hingga kades. Ini penting karena ketika dukungan dari semua pihak maka olahraga akan berkembang pesat.
“Alasan hanya lima cabor yang dipertandingkan karena sesuai dengan potensi yang ada di Kuningan. Sebab. ketika dipertandingan cabor renang namun minim sarana maka tidak akan berhasil,” jelasnya yang berharap dari Gala Desa lahirlah bibit atlet untuk masa depan.
Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama  mengatakan  dengan adanya Gala Desa dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk lebih aktif berolahraga. Ia berharap ajang seperti ini bisa berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya berolahraga.
“Mudah mudahan acara ini dapat berlangsung terus menerus dan mampu melahirkan atlet berprestasi. Dengan adanya Gala Desa bisa  potensi atlet berbakat yang ada di pedesaan bisa terangat,” ujar bupati. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com