Ditanya Masalah Puisi Sukmawati, Ini Tanggapan Ketua MUI Pusat

KUNINGAN (MASS) – Umat Muslim di Indonesia murka menyusul puisi berjudul ‘Ibu Indonesia’ yang ditulis Putri Proklamator Bung Karno, Sukmawati. Masyarakat sendiri menunggu langkah dari pihak MUI.

Meski begitu banyak juga dari berbagai elemen yang melaporkan tindakan Sukmawati itu. Bagi mereka apa yang dilakukan oleh anak mendiang Presiden RI itu sudah keterlaluan.

Sementara itu, Ketua MUI Pusat  Prof Dr KH Ma’ruf Amin akhirnya angkat bicara masalah ini. Ketika hadir dalam acara Panen Raya Perdana Jagung Modern dan juga Launching Koperasi Mitra Santri Nasional di Lahan Jagung Desa Sindang Kecamatan Lebakwangi, Rabu (4/4/2018).

“Nanti akan bertemu dengan kami. Masyarakat santai jangan terprovokasi. Kami ingin menyelesaikan masalah ini dengan aman tidak ada kegaduhan ,” ujar KH M’aruf Amin kepada wartawan usai acara.

Ia menegaskan intinya permasalah itu serahkan kepada MUI dan akan diselesaikan secepatnya. Reaksi yang ditunjukan umat Islam sangat wajar maka pihaknya pun akan bertemu dengan Sukmawati.

Pada kesempatan itu juga KH Ma’ruf menyampikan kepada warga agar lebih hati-hati dengan berita hoax. Jangan sampai masyarakat menjadi korban sehingga mudah diadu domba.

Pihak MUI pun lanjut dia, mengeluarkan Fatwa Medsosiah”. Fatwa ini mengenai halal-haram dan panduan bermedia sosial. Pasalnya, selama ini medsos sudah mengarah kebencian dan perpecahan.

Ketua MUI berharap dengan adanya fatwa ini maka ada acuan dalam menjaga persatuan dari bahaya medsos. Masyarakat harus lebih cerdas dalam menyikapi berita Hoax.

“Biasakan selalu tabayun sehingga tidak termakan berita hoax yang membuat kira rugi,” jelasnya.

Kiayi yang sudah berumur 75 tahun tapi terlihat seger itu mengatakan, pihaknya mendukung langkah polisi dalam memerangi Hoax dan ujaran kebencian. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com